Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa, sehingga pendidikan perilaku sejak dini penting untuk mencetak manusia yang berkualitas. Namun, terkadang lingkungan yang tidak sehat bisa membentuk perilaku anak menjadi kurang baik atau kerap di cap sebagai anak nakal. Nah, ini menjadi keprihatinan Aditya Rahmat, sebagai mahasiswa jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Padjadjaran (Unpad). Berawal dari mendapat tugas kuliah tentang kewirausahaan sosial, mahasiswa angkatan 2012 ini menjalankan bisnis yang bisa menghasilkan uang, namun fokus utamanya adalah juga bisa membantu sesama. Dia menggagas konsep sekolah futsal untuk anak-anak kurang mampu bernama Goal Futsal Academy. Bersama dua orang rekannya yakni Fiki Hari Nugraha dan Septiar Dwi Putra, Aditya membangun sekolah futsal untuk anak-anak yang kurang mampu yang memiliki masalah pergaulan menyimpang yang berada di kawasan sekitar kampusnya di Jatinangor, Bandung.
Mendirikan sekolah futsal untuk anak kurang mampu
Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa, sehingga pendidikan perilaku sejak dini penting untuk mencetak manusia yang berkualitas. Namun, terkadang lingkungan yang tidak sehat bisa membentuk perilaku anak menjadi kurang baik atau kerap di cap sebagai anak nakal. Nah, ini menjadi keprihatinan Aditya Rahmat, sebagai mahasiswa jurusan Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP Universitas Padjadjaran (Unpad). Berawal dari mendapat tugas kuliah tentang kewirausahaan sosial, mahasiswa angkatan 2012 ini menjalankan bisnis yang bisa menghasilkan uang, namun fokus utamanya adalah juga bisa membantu sesama. Dia menggagas konsep sekolah futsal untuk anak-anak kurang mampu bernama Goal Futsal Academy. Bersama dua orang rekannya yakni Fiki Hari Nugraha dan Septiar Dwi Putra, Aditya membangun sekolah futsal untuk anak-anak yang kurang mampu yang memiliki masalah pergaulan menyimpang yang berada di kawasan sekitar kampusnya di Jatinangor, Bandung.