Mendorong Efisiensi Bisnis, Pelaku UMKM Mulai Mengandalkan Kecerdasan Buatan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) semakin membuka peluang baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan efisiensi dan memperluas daya saing bisnis. Di tengah percepatan transformasi digital tersebut, edukasi terkait pemanfaatan AI yang aman dan bertanggung jawab menjadi semakin penting, terutama bagi pelaku usaha yang baru mulai mengadopsi teknologi digital.

Melihat kebutuhan tersebut, Kasir Pintar turut ambil bagian dalam AIM ASEAN Roadshow Surabaya 2026. Kasir Pintar merupakan perusahaan rintisan alias startup yang berfokus pada pemberdayaan  UMKM melalui layanan point of sales berbasis mobile. Platform ini untuk menggantikan sistem kasir desktop dengan mobilitas yang lebih fleksibel.

Baca Juga: Rupiah Melemah, Eksportir Hitung Ulang Biaya Produksi dan Logistik


Co Founder dan Chief Customer Officer Kasir Pintar, Sitti Raisya Fitri E membagikan pengalaman mengenai tantangan UMKM ketika mulai mengadopsi teknologi digital. Mulai keterbatasan literasi digital, kekhawatiran terhadap keamanan data, hingga kesiapan operasional bisnis.

“Teknologi seharusnya hadir untuk mempermudah pelaku usaha, bukan justru membuat proses bisnis menjadi semakin rumit. Karena itu, pendekatan edukasi dan pendampingan usaha untuk pegiat UMKM menjadi hal penting dalam proses transformasi digital menyeluruh,” ujar dia, dalam keterangannya, Sabtu (16/5). 

Bagi UMKM, penggunaan teknologi seperti aplikasi kasir digital dan sistem berbasis AI kini mulai menjadi kebutuhan strategis untuk meningkatkan efisiensi usaha. Sekaligus memperkuat daya saing bisnis di era digital.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News