KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri pengolahan nikel mulai mendorong efisiensi operasional sekaligus menekan emisi dari kegiatan produksi. Salah satu caranya, penggunaan kendaraan dan alat berat berbasis listrik di kawasan smelter. PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) misalnya, menerapkan elektrifikasi alat berat dan material handling di kawasan smelter Morosi, Konawe, Sulawesi Tenggara. Hingga saat ini, perusahaan tersebut telah mengoperasikan 69 unit berbasis listrik dengan nilai investasi sekitar Rp45 miliar. Corporate Affairs Manager VDNI, Adam Rumanda mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian strategi perusahaan untuk mengurangi emisi dan meningkatkan efisiensi penggunaan energi di kawasan smelter.
Menekan Emisi, Industri Nikel Mulai Elektrifikasi Alat Berat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri pengolahan nikel mulai mendorong efisiensi operasional sekaligus menekan emisi dari kegiatan produksi. Salah satu caranya, penggunaan kendaraan dan alat berat berbasis listrik di kawasan smelter. PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) misalnya, menerapkan elektrifikasi alat berat dan material handling di kawasan smelter Morosi, Konawe, Sulawesi Tenggara. Hingga saat ini, perusahaan tersebut telah mengoperasikan 69 unit berbasis listrik dengan nilai investasi sekitar Rp45 miliar. Corporate Affairs Manager VDNI, Adam Rumanda mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian strategi perusahaan untuk mengurangi emisi dan meningkatkan efisiensi penggunaan energi di kawasan smelter.
TAG: