Mengandung Vitamin B dan C, Ini 10 Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan



KONTAN.CO.ID - Siapa yang tidak mengenal daun salam? Daun salam ini sering dijumpai pada masakan Indonesia. 

Tidak hanya memberi rasa yang unik pada masakan serta bau yang khas ternyata daun salam menyimpan berbagai manfaat bagi kesehatan. 

Melansir laman Kemkes.go.id, daun salam mengandung vitamin dan senyawa baik seperti vitamin B2, vitamin B3, vitamin C, Tannin, Alkaloid, Steroid, Triterpenoid, dan Flavonoid serta senyawa-senyawa lain. 


Kandungan inilah yang membuat daun salam memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaat daun salam bagi kesehatan, simak penjelasan berikut.

1. Menurunkan kadar asam urat

Melansir Kemkes.go.id, sudah bukan rahasia bila daun salam merupakan obat herbal asam urat. Daun salam mengandung senyawa aktif kuersetin, miristin, dan mirisetin yang berperan untuk menurunkan kadar asam urat. Untuk mengatasi asam urat, Anda cukup merebus daun salam dengan 10 gelas air. Tunggu hingga mendidih dan tersisa setengahnya. Minum air rebusan tersebut dua kali sehari.

Baca Juga: 5 Sayuran untuk Menyehatkan Ginjal dan Menurunkan Kreatinin

2. Menyembuhkan luka 

Dikutip dari Kompas.com, orang-orang zaman dulu memanfatkan daun salam sebagai obat penyembuh luka. Caranya, menutup luka dengan daun salam yang sudah ditumbuk hingga keluar sarinya. Tradisi ini kemudian mengantarkan ilmuwan untuk meneliti manfaat daun salam dalam menyembuhkan luka. 

Studi yang terbit pada 2006 tersebut menunjukkan, luka terbuka pada tikus berhasil sembuh dengan daun salam. Meski belum ada penelitian pada manusia, tetapi para ahli menyakini bahwa kandungan antiinflamasi pada daun salam mampu membantu penyembuhan luka.

3. Menurunkan gula darah, kolesterol dan trigliserida

Kemkes.go.id memberitakan, daun salam berjasa dalam menurunkan kadar glukosa darah, kolesterol, dan trigliserida, sehingga bermanfaat untuk menyembuhkan diabetes tipe 2. Antioksidan dalam daun salam mendukung tubuh untuk memproses insulin dengan lebih efisien, menjadikannya pilihan yang baik bagi penderita diabetes dan penderita resistensi insulin. Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda bisa mengeringkan daunnya dan menjadikannya bubuk, kemudian mengonsumsinya secara rutin dengan menambahkan satu sendok teh menjadi dua ke dalam 200 mililiter (ml) air.

Baca Juga: 4 Penyebab Munculnya Asam Urat di Tangan & Cara Mengobatinya

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie