KONTAN.CO.ID - Februari membawa suasana dingin bagi pasar kripto. Harga Bitcoin sempat anjlok di bawah US$ 75.000 pada Minggu, melanjutkan tren penurunan yang sudah terjadi sejak akhir tahun lalu. Menurut data Binance, meski pada Senin Bitcoin sempat rebound mendekati US$ 80.000, nilainya masih turun sekitar 37% dari rekor tertinggi pada Oktober. Melansir Fortune, pelemahan Bitcoin dipicu oleh sejumlah faktor makroekonomi global. Seorang analis menyebut ada tiga pemicu utama: laporan kinerja perusahaan teknologi yang mengecewakan, penurunan tajam harga emas dan perak, serta ketidakpastian terkait pencalonan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed).
Mengapa Bitcoin Masuk Fase Bear Market? Ini 3 Pemicu Utama Kerugian Investor Kripto
KONTAN.CO.ID - Februari membawa suasana dingin bagi pasar kripto. Harga Bitcoin sempat anjlok di bawah US$ 75.000 pada Minggu, melanjutkan tren penurunan yang sudah terjadi sejak akhir tahun lalu. Menurut data Binance, meski pada Senin Bitcoin sempat rebound mendekati US$ 80.000, nilainya masih turun sekitar 37% dari rekor tertinggi pada Oktober. Melansir Fortune, pelemahan Bitcoin dipicu oleh sejumlah faktor makroekonomi global. Seorang analis menyebut ada tiga pemicu utama: laporan kinerja perusahaan teknologi yang mengecewakan, penurunan tajam harga emas dan perak, serta ketidakpastian terkait pencalonan Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed).
TAG: