KONTAN.CO.ID - Laporan Surveillance Perbankan Indonesia yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan sekitar 1.399 unit anjungan tunai mandiri (ATM) tidak lagi beroperasi. Hal ini terlihat dari jumlah ATM, cash deposit machine (CDM), dan cash recycling machine (CRM) di Indonesia pada Kuartal III 2025 yang sebanyak 89.774 unit atau berkurang dari data pada Kuartal III 2024 yang mencapai 91.173 unit. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menilai, berkurangnya jumlah ATM disebabkan oleh peningkatan adopsi teknologi oleh perbankan dan perubahan kebiasaan bertransaksi masyarakat Indonesia.
Mengapa Ribuan ATM Tiba-tiba Tidak Aktif? OJK Ungkap Alasannya
KONTAN.CO.ID - Laporan Surveillance Perbankan Indonesia yang dirilis Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan sekitar 1.399 unit anjungan tunai mandiri (ATM) tidak lagi beroperasi. Hal ini terlihat dari jumlah ATM, cash deposit machine (CDM), dan cash recycling machine (CRM) di Indonesia pada Kuartal III 2025 yang sebanyak 89.774 unit atau berkurang dari data pada Kuartal III 2024 yang mencapai 91.173 unit. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menilai, berkurangnya jumlah ATM disebabkan oleh peningkatan adopsi teknologi oleh perbankan dan perubahan kebiasaan bertransaksi masyarakat Indonesia.
TAG: