KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Meski suku bunga acuan BI rate sudah banyak dipangkas tahun lalu, penurunan suku bunga kredit belum sama kencangnya. Malah, suku bunga kredit konsumsi tercatat masih naik. Dalam setahun terakhir, BI rate sudah turun 125 bps menjadi 4,75%. Kendati begitu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat transmisi suku bunga kredit hingga akhir tahun lalu masih terbatas, yaitu kredit investasi turun 40 bps, kredit modal kerja turun 50 bps, dan kredit konsumsi justru naik 10 bps. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menilai, suku bunga kredit konsumsi memang relatif lebih sulit turun dibandingkan kredit produktif. Hal ini sejalan dengan karakteristik risiko segmen konsumsi yang berbeda dan cenderung lebih tinggi.
Mengapa Suku Bunga Kredit Konsumsi Sulit Turun? Ini Penjelasan OJK
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Meski suku bunga acuan BI rate sudah banyak dipangkas tahun lalu, penurunan suku bunga kredit belum sama kencangnya. Malah, suku bunga kredit konsumsi tercatat masih naik. Dalam setahun terakhir, BI rate sudah turun 125 bps menjadi 4,75%. Kendati begitu, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat transmisi suku bunga kredit hingga akhir tahun lalu masih terbatas, yaitu kredit investasi turun 40 bps, kredit modal kerja turun 50 bps, dan kredit konsumsi justru naik 10 bps. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menilai, suku bunga kredit konsumsi memang relatif lebih sulit turun dibandingkan kredit produktif. Hal ini sejalan dengan karakteristik risiko segmen konsumsi yang berbeda dan cenderung lebih tinggi.
TAG: