JAKARTA. Populasi sepeda motor di Tanah Air sudah mencapai angka luar biasa. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), jumlahnya sudah mencapai 38,1 juta unit. Dari sisi bisnis, ini merupakan peluang bisnis yang amat menjanjikan. Yang pasti, banyak bisnis turunannya yang ikut mendulang keuntungan. Salah satunya adalah usaha pembuatan dan penjualan perlengkapan bagi pengendara sepeda motor. Bisnis ini tak pernah sepi pembeli karena pasarnya terus berkembang. Wajar, bila banyak orang tergiur mencicipi labanya. Salah satunya adalah Marthin Tampubolon. Ia membuat aneka perlengkapan pengendara motor seperti jaket, rompi, jas hujan, dan sarung tangan dengan merek Dainese. Marthin memasarkan produknya lewat jalur online alias internet. Berkat pemasaran online itu, produknya menyebar hingga keluar Jakarta. "Dua bulan ini, penjualan saya laku keras gara-gara hujan," ujarnya.
Mengejar Laba Besar dari Lajunya Sepeda Motor
JAKARTA. Populasi sepeda motor di Tanah Air sudah mencapai angka luar biasa. Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), jumlahnya sudah mencapai 38,1 juta unit. Dari sisi bisnis, ini merupakan peluang bisnis yang amat menjanjikan. Yang pasti, banyak bisnis turunannya yang ikut mendulang keuntungan. Salah satunya adalah usaha pembuatan dan penjualan perlengkapan bagi pengendara sepeda motor. Bisnis ini tak pernah sepi pembeli karena pasarnya terus berkembang. Wajar, bila banyak orang tergiur mencicipi labanya. Salah satunya adalah Marthin Tampubolon. Ia membuat aneka perlengkapan pengendara motor seperti jaket, rompi, jas hujan, dan sarung tangan dengan merek Dainese. Marthin memasarkan produknya lewat jalur online alias internet. Berkat pemasaran online itu, produknya menyebar hingga keluar Jakarta. "Dua bulan ini, penjualan saya laku keras gara-gara hujan," ujarnya.