Mengejutkan! Sumber FBI Klaim Jeffrey Epstein Kelola Kekayaan Vladimir Putin



KONTAN.CO.ID - Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis dokumen baru terkait kasus Jeffrey Epstein. Berkas yang baru dibuka ke publik itu mengungkap sejumlah detail tambahan mengenai kehidupan pribadi dan aktivitas bisnis miliarder yang juga merupakan terpidana pelaku kejahatan seksual tersebut.

People melaporkan, dalam kumpulan dokumen tersebut, terdapat kesaksian FBI dari seorang confidential human source (CHS) atau sumber rahasia, yang diberikan pada 27 November 2017. Kesaksian ini muncul sekitar satu setengah tahun sebelum Epstein ditangkap atas tuduhan perdagangan seks secara federal. 

Epstein kemudian meninggal dunia akibat bunuh diri saat menunggu proses persidangan.


Kesaksian sumber FBI tersebut tidak secara langsung membahas kejahatan seksual Epstein, yang pada 2008 juga pernah mengaku bersalah atas tuduhan meminta jasa prostitusi dan prostitusi anak di bawah umur, melainkan lebih menyoroti aktivitas bisnisnya.

Saat meninggal dunia, dokumen pengadilan dalam kasus perdagangan seks Epstein memperkirakan kekayaannya mencapai sekitar US$ 560 juta, menurut CBS News. Epstein juga diketahui memiliki sejumlah properti mewah, termasuk townhouse di Manhattan senilai lebih dari US$ 50 juta, sebuah ranch di New Mexico senilai US$ 17 juta, mansion di Palm Beach, Florida, sekitar US$ 12 juta, apartemen di Paris senilai US$ 8,6 juta, serta dua pulau pribadi, Great St. James dan Little St. James, yang dibeli seharga US$ 60 juta.

Sumber FBI tersebut mengklaim bahwa Epstein, yang berprofesi sebagai pengelola kekayaan (wealth manager), memperoleh uang dengan memungut biaya dari klien untuk membantu menyembunyikan aset mereka di luar negeri (offshore).

Baca Juga: Kekayaan Epstein: Siapa 43 Orang yang Berhak Atas Warisan US$ 630 Juta?

Selama ini, Epstein dikenal memiliki hubungan dengan sejumlah tokoh berpengaruh seperti Donald Trump, Bill Gates, hingga anggota keluarga kerajaan Inggris, Pangeran Andrew. Namun, kesaksian FBI juga menuding bahwa Epstein memiliki peran bagi para politisi kuat dunia.

Dalam kesaksiannya, sumber tersebut mengklaim bahwa Epstein merupakan pengelola kekayaan Presiden Rusia Vladimir Putin, serta memberikan layanan serupa kepada Presiden Zimbabwe saat itu, Robert Mugabe. Media People menyebut telah menghubungi Kremlin untuk meminta tanggapan resmi.

Hingga kini, kondisi keuangan Putin memang dikenal sangat tertutup. Secara resmi, sebagai Presiden Rusia, Putin digambarkan menjalani gaya hidup sederhana. Ia disebut memiliki gaji tahunan sekitar US$ 140.000, sebuah apartemen di St. Petersburg, sebidang tanah di luar Moskow, beberapa mobil klasik, dan sebuah trailer.

Namun, pada Juli 2017, investor Bill Browder, yang pernah menjadi investor portofolio asing terbesar di Rusia, bersaksi di hadapan Komite Kehakiman Senat AS. Ia menyebut Rusia memiliki reputasi kuat terkait korupsi dan mengklaim bahwa kondisinya jauh lebih buruk dari yang diperkirakan banyak pihak.

Baca Juga: Investor Emas Waspada! Harga Logam Mulia Anjlok Drastis