Mengekor mayoritas regional, IHSG dibuka rebound



JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka rebound, mengekor mayoritas bursa regional yang menghijau. Pada Kamis (12/1) pukul 09.34 WIB, IHSG reli 0,04% ke level 3.911,06.

Sebanyak 34 saham berhasil reli, berbanding 47 saham yang terkoreksi. Sedangkan 78 saham lainnya masih diam di tempat. Lima sektor terangkat, dengan sektor industri dasar naik 0,97%, dan sektor manufaktur juga naik 0,69%. Susunan saham yang mengisi deretan top gainers, pagi ini, antara lain saham PT PP London Sumatra (LSIP) yang maju 2,15% ke Rp 2.375. Disusul saham PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) yang naik 1,96% ke Rp 52, dan saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang menguat 1,8% ke Rp 19.650.

Sementara, beberapa saham yang terseret ke posisi top losers, seperti saham PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) yang turun 1,49% ke Rp 650. Lalu, saham PT Krakatau Stell (KRAS) yang terkoreksi 1,16% ke Rp 850


Kepala Riset Universal Broker Indonesia Satrio Utomo menuturkan, IHSG kemarin, memberikan sinyal bearish setelah gagal ditutup di atas support pertama di 3.915. Sinyal bearish ini membuka peluang terjadinya koreksi lanjutan untuk menguji support di kisaran 3.848 - 3.924.

Itu sebabnya, Satrio memprediksi, IHSG hari ini kemungkinan bergerak flat hingga turun pada kisaran 3.848 - 3.954. "Indeks hanya memberikan sinyal positif, jika mampu bertahan di atas resistance 3.954," urainya.

Lebih lanjut, dia menyebut, selama support 3.821 masih bertahan, IHSG masih berada dalam tren naik jangka menengah. Meskipun demikian, pemodal sebaiknya berhati-hati karena koreksi yang terjadi lebih diakibatkan krisis Eropa yang memanas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News