Mengenal Bill Ready, Sosok Sentral di Balik Transformasi Bisnis Pinterest



KONTAN.CO.ID -  Pinterest kini tengah menjadi perhatian pelaku industri teknologi global setelah mengumumkan langkah strategis terbarunya di bidang kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Di bawah kepemimpinan Chief Executive Officer (CEO) Bill Ready, platform pencarian visual ini berkomitmen memperkuat infrastruktur teknologi demi bersaing di kancah global.


Sosok Bill Ready menjadi penggerak utama di balik arah baru perusahaan yang kini fokus pada integrasi teknologi mutakhir dan pertumbuhan segmen pengguna muda.

Baca Juga: Profil David Ellison, Bos Paramount Skydance yang Siap Akuisisi Warner Bros

Rekam Jejak Cemerlang Bill Ready di Industri Teknologi

Melansir dari situs resmi Pinterest, Bill Ready menjabat sebagai CEO dan anggota dewan direksi perusahaan sejak Juni 2022.

Sebelum memimpin Pinterest, pria lulusan sarjana Information Systems dan Finance dari University of Louisville ini memiliki rekam jejak panjang di berbagai raksasa teknologi dan finansial global.

Ia tercatat pernah menduduki posisi sebagai President of Commerce, Payments & Next Billion Users di Google sejak Januari 2020 hingga Juni 2022, di mana ia bertanggung jawab memimpin strategi perdagangan digital.

Sebelum kiprahnya di Google, Bill Ready juga dikenal sebagai Executive Vice President dan Chief Operating Officer (COO) di PayPal.

Pengalamannya di dunia teknologi finansial semakin kokoh karena ia sempat memimpin Braintree dan Venmo sebagai CEO, membawa kedua startup tersebut melewati fase pertumbuhan pesat hingga akhirnya diakuisisi oleh PayPal.

Berbekal latar belakang yang kuat di bidang sistem pembayaran digital, e-commerce, dan pengelolaan platform berskala besar, ia membawa visi transformasi bagi Pinterest untuk menjadi ruang digital yang positif sekaligus menguntungkan.

Di bawah kepemimpinannya, Pinterest tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, melainkan juga memprioritaskan penggunaan AI secara bertanggung jawab, terutama untuk menjaga keamanan dan kesejahteraan emosional para pengguna dari generasi Z.

Bill Ready yang juga memegang gelar Master of Business Administration (MBA) dari Harvard Business School ini telah mendorong Pinterest mencapai rekor pertumbuhan pengguna baru serta keterlibatan pengiklan yang optimal.

Kemitraan Strategis Bernilai Jumbo dengan AWS

Komitmen Bill Ready dalam memajukan kapabilitas teknologi perusahaan kembali terbukti melalui kesepakatan terbaru dengan Amazon Web Services (AWS).

Mengutip informasi dari Reuters, Pinterest menyatakan telah menandatangani kontrak senilai US$4 miliar atau setara sekitar Rp72,26 triliun (dengan kurs Rp18.066) untuk layanan cloud dengan AWS yang akan berlangsung hingga tahun 2031.

Tonton: El Nino Picu Kekhawatiran Baru, Pangan Asia Tertekan

Langkah ini merupakan kemitraan jangka panjang terbesar yang pernah dilakukan oleh Pinterest. Pengumuman kesepakatan bernilai jumbo tersebut langsung direspons positif oleh pasar, di mana saham Pinterest melesat hampir 6%, sementara saham Amazon ikut naik 1.5%.

Melalui kemitraan ini, unit komputasi awan Amazon.com bakal menyediakan prosesor chip khusus buatan mereka, termasuk Graviton dan Trainium.

Kemitraan ini ditujukan untuk membantu meningkatkan skala inisiatif kecerdasan buatan milik Pinterest. Penggunaan teknologi ini krusial mengingat Pinterest terus berinvestasi pada alat berbasis kecerdasan buatan guna meningkatkan performa suite iklan Performance+ mereka demi menghadapi persaingan ketat dari platform besar lain seperti TikTok dan Instagram milik Meta.

Dengan keahlian kepemimpinan yang dimiliki Bill Ready serta dukungan teknologi dari AWS, Pinterest optimistis dapat mempercepat realisasi visi AI mereka sekaligus memberikan efisiensi infrastruktur yang optimal bagi kelangsungan bisnis jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News