KONTAN.CO.ID - Simak sejarah mata uang Dong Vietnam dan perkembangan. Mata uang merupakan bagian penting dari identitas dan kedaulatan sebuah negara. Hal ini berlaku juga bagi Vietnam yang memiliki perjalanan panjang dan dinamis dalam sejarah sistem keuangannya. Vietnam merupakan salah satu negara di kawasan regional Asia Tenggara dengan sejarah yang cukup menarik lewat perjalanan mata uangnya. Mata uang resmi Vietnam saat ini, yaitu dong (VND), telah mengalami berbagai perubahan sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 1946.
Ciri-ciri Mata Uang Dong Saat Ini
- Kertas: 1.000, 2.000, 5.000, 10.000, 20.000, 50.000, 100.000, 200.000, 500.000 VND
- Koin: Secara resmi masih ada, tapi tidak lagi digunakan dalam transaksi sehari-hari.
Sejarah Mata Uang Dong Vietnam (VND)
Untuk itu, simak mata uang Dong Vietnam dan perkembangan hingga saat ini.1. Awal Mula Mata Uang di Vietnam
Melansir dari Remitly, sebelum memiliki mata uang sendiri, wilayah Vietnam yang dulu dikenal sebagai Annam, Tonkin, dan Cochin-China, pernah menggunakan berbagai bentuk alat tukar: Kemudian, pada masa Dinasti-Dinasti Awal perlu menggunakan uang koin logam ala Tiongkok, karena pengaruh kuat dari Dinasti Tiongkok yang menguasai atau memengaruhi wilayah ini selama ratusan tahun. Zaman Penjajahan Prancis (abad ke-19 hingga 1954) juga memiliki mata uang yang berlaku adalah Piastre de commerce, diterbitkan oleh Banque de l’Indochine, yang berlaku di seluruh wilayah Indochina Prancis (Vietnam, Laos, Kamboja).2. Lahirnya Mata Uang Dong
Setelah Vietnam memproklamasikan kemerdekaan dari Prancis pada 2 September 1945, pemerintah Vietnam yang dipimpin oleh Ho Chi Minh memperkenalkan mata uang sendiri: Tahun 1946: Diperkenalkan mata uang nasional pertama bernama "Dong", menggantikan piastre.- Nilai tukarnya: 1 dong = 1 piastre
- Kata "dong" berasal dari bahasa Vietnam: đồng tiền, yang berarti "koin uang".
3. Perkembangan Selama Perang dan Pemisahan Vietnam
Vietnam sempat terbagi menjadi dua negara:- Bagian Vietnam Utara (Republik Demokratik Vietnam) Menggunakan Dong Vietnam Utara sejak 1946. Terus dicetak dan mengalami beberapa kali revaluasi karena inflasi.
- Bagian Vietnam Selatan (Republik Vietnam) menggunakan Dong Vietnam Selatan sejak 1953, dengan desain berbeda. Mata uang ini juga mengalami inflasi dan perubahan desain, terutama menjelang berakhirnya perang.
4. Dong Baru Pasca Penyatuan Vietnam (1975)
Setelah Perang Vietnam berakhir dan Vietnam bersatu pada 30 April 1975, mata uang juga disatukan:- Tahun 1978: Pemerintah Vietnam memperkenalkan Dong baru, menggantikan dong Vietnam Selatan dan Utara. Konversi: 1 dong baru = 500 dong Vietnam Selatan
- Tahun 1985: Dilakukan revaluasi besar-besaran: 1 dong baru = 10 dong lama, tapi justru memicu hiperinflasi.