Mengenal Struktur pada Sel serta Fungsinya



KONTAN.CO.ID -  Tubuh makhluk hidup tersusun dari ribuan sel. Sel yang ada pada tubuh suatu organisme memiliki fungsi yang penting untuk kelangsungan hidupnya.

Melansir dari Encyclopedia Britannica, sel merupakan unit dasar yang berisikan molekul dasar kehidupan. 

Ada makhluk hidup yang hanya tersusun dari satu sel seperti bakteri yang disebut dengan uniseluler.


Sedangkan makhluk hidup yang memiliki banyak sel disebut dengan multiseluler. Setiap sel memiliki fungsinya tersendiri. Fungsi tersebut sangat dibutuhkan dan saling bekerjasama untuk kelangsungan kehidupan makhluk tersebut. 

Fungsi sel

Sel memiliki banyak fungsi yang penting untuk tubuh makhluk hidup. Merangkum Byjus, berikut fungsi dari sel:

  • Sel berfungsi sebagai pembentuk dasar struktur organisme. Dinding dan membran sel merupakan komponen utama pembentuk struktur organisme.
  • Tempat untuk mengangkut dan bertukarnya berbagai zat.
  • Sebagai tempat energi dibuat seperti proses fotosintesis pada tumbuhan dan respirasi pada hewan.
  • Sel membantu proses reproduksi melalui proses pembelahan mitosis dan meiosis. 
Baca Juga: Bilangan berpangkat dan bentuk akar: Pengertian, contoh, serta operasi hitungnya

Struktur sel

Dirangkum dari dari Sumber Belajar Kemdikbud, tubuh organisme tersusun dari dua jenis sel yaitu sel prokariotik dan eukariotik. 

Dua sel tersebut memiliki struktur yang berbeda. Sel prokariotik tifak memiliki membran inti, sedangkan sel eukariotik memiliki membran. 

Berikut bagian-bagian pada sel, bersumber dari Sumber Belajar Kemdikbud

1. Dinding sel

Bagian ini hanya terdapat pada sel tumbuhan. Dinding sel terbentuk dari selulosa, hemiselulosa, dan pektin. 

Membran sel pada tumbuhan dikelilingi oleh dinding sel yang kaku. Bagian ini berfungsi membentuk sel dan melindunginya dari serangan dari luar. 

2. Membran plasma

Membran plasma adalah bagian paling luar sel. Bagian ini tersusun dari lipid, protein, dan karbohidrat. Membran plasma akan menyeleksi zat mana yang bisa dilalui dan zat mana yang tidak dapat dilaluinya. 

Bagian ini juga akan mengendalikan pertukaran antara sitoplasma dan lingkungannya. Membran plasma memiliki beberapa fungsi lain yang diantaranya:

  • Melindungi sel agar isi sel tidak keluar. 
  • Menjadi tempat beberapa reaksi seperti reaksi oksidasi dalam respirasi. 
  • Penerima reseptor atau rangsangan dari luar.