Pengguna sepeda motor di Indonesia kian hari terus meningkat. Seiring dengan itu, bisnis yang berkaitan dengan sepeda motor pun ikut menggeliat, salah satunya bisnis bengkel motor. Sebab, pengendara motor memang harus melakukan pemeliharaan dan perbaikan sepeda motor. Tak heran, usaha bengkel motor pun terus bermunculan. Semakin berkibarnya bisnis bengkel motor tak lepas dari banyaknya pengusaha bengkel menawarkan kemitraan. Salah satunya datang dari Bengkel R3 Plus di Jakarta Timur. Usaha milik Wisnu Murti ini berdiri sejak tahun 2012 dan mulai menawarkan kemitraan pada 2013 dengan mengusung konsep bagi hasil. Wisnu bilang, tujuan awal mengembangkan kemitraan dengan konsep tersebut adalah untuk meningkatkan kesejahteraan montir. Selain itu juga dapat mendatangkan profit baik bagi mitra maupun pusat sebagai pengelola. Kini, bengkel R3 Plus telah memiliki 10 bengkel yang tersebar di Jakarta, Bekasi dan Jawa Timur. Hanya satu di antaranya milik pusat, sisanya bengkel milik mitra.
Menghitung untung rugi usaha bengkel
Pengguna sepeda motor di Indonesia kian hari terus meningkat. Seiring dengan itu, bisnis yang berkaitan dengan sepeda motor pun ikut menggeliat, salah satunya bisnis bengkel motor. Sebab, pengendara motor memang harus melakukan pemeliharaan dan perbaikan sepeda motor. Tak heran, usaha bengkel motor pun terus bermunculan. Semakin berkibarnya bisnis bengkel motor tak lepas dari banyaknya pengusaha bengkel menawarkan kemitraan. Salah satunya datang dari Bengkel R3 Plus di Jakarta Timur. Usaha milik Wisnu Murti ini berdiri sejak tahun 2012 dan mulai menawarkan kemitraan pada 2013 dengan mengusung konsep bagi hasil. Wisnu bilang, tujuan awal mengembangkan kemitraan dengan konsep tersebut adalah untuk meningkatkan kesejahteraan montir. Selain itu juga dapat mendatangkan profit baik bagi mitra maupun pusat sebagai pengelola. Kini, bengkel R3 Plus telah memiliki 10 bengkel yang tersebar di Jakarta, Bekasi dan Jawa Timur. Hanya satu di antaranya milik pusat, sisanya bengkel milik mitra.