KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan terhadap rupiah sudah berlalu seiring meredanya faktor Pemilu. Kendati begitu, pergerakan rupiah cenderung masih dipengaruhi faktor eksternal. Pengamat Komoditas dan Mata Uang Lukman Leong mengatakan bahwa potensi Pemilu satu putaran meredakan tekanan terhadap rupiah. Namun, apabila terjadi ketegangan politik, maka rupiah bisa kembali tertekan. Merujuk pada hasil hitung cepat, Lukman menilai Prabowo-Gibran akan melanjutkan sebagian besar kebijakan Presiden Joko Widodo. "Dalam jangka pendek, rupiah yang sudah tidak tertekan akan berkonsolidasi dan arah selanjutnya akan tergantung pada dolar AS dan data-data ekonomi domestik," ujar dia kepada Kontan.co.id, Senin (19/2).
Mengintip Peluang Pergerakan Rupiah di Bawah Komando Pimpinan Baru
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan terhadap rupiah sudah berlalu seiring meredanya faktor Pemilu. Kendati begitu, pergerakan rupiah cenderung masih dipengaruhi faktor eksternal. Pengamat Komoditas dan Mata Uang Lukman Leong mengatakan bahwa potensi Pemilu satu putaran meredakan tekanan terhadap rupiah. Namun, apabila terjadi ketegangan politik, maka rupiah bisa kembali tertekan. Merujuk pada hasil hitung cepat, Lukman menilai Prabowo-Gibran akan melanjutkan sebagian besar kebijakan Presiden Joko Widodo. "Dalam jangka pendek, rupiah yang sudah tidak tertekan akan berkonsolidasi dan arah selanjutnya akan tergantung pada dolar AS dan data-data ekonomi domestik," ujar dia kepada Kontan.co.id, Senin (19/2).