Penggemar makanan Jepang lumayan besar di Indonesia, meski tidak semasif makanan dari Eropa dan Amerika. Menu-menu khas negeri Sakura seperti ramen misalnya, sudah dekat dengan lidah lokal. Itulah yang membuat Osaka Ramen berdiri pada 2013 di Depok, Jawa Barat. Rahadi Basuki, konsultan bisnis dan pengelola Osaka Ramen, menjelaskan, sebelum Osaka Ramen berdiri, ia menjual produk bahan baku ramen, dan sudah memiliki banyak pelanggan tetap. “Ada sekitar 20 mitra yang dulu beli di kami,” klaim Rahadi. Setelah setahun memiliki gerai sendiri, Osaka Ramen mulai menawarkan kemitraan sejak tahun ini. Jika tertarik berbisnis mie asal Jepang ini, Anda cukup menyiapkan dana Rp 20 juta. Khusus bagi mitra yang bergabung di bulan ini, Rahadi memberi potongan harga Rp 5 juta.
Mengukur untung rugi bisnis mi ramen dari Depok
Penggemar makanan Jepang lumayan besar di Indonesia, meski tidak semasif makanan dari Eropa dan Amerika. Menu-menu khas negeri Sakura seperti ramen misalnya, sudah dekat dengan lidah lokal. Itulah yang membuat Osaka Ramen berdiri pada 2013 di Depok, Jawa Barat. Rahadi Basuki, konsultan bisnis dan pengelola Osaka Ramen, menjelaskan, sebelum Osaka Ramen berdiri, ia menjual produk bahan baku ramen, dan sudah memiliki banyak pelanggan tetap. “Ada sekitar 20 mitra yang dulu beli di kami,” klaim Rahadi. Setelah setahun memiliki gerai sendiri, Osaka Ramen mulai menawarkan kemitraan sejak tahun ini. Jika tertarik berbisnis mie asal Jepang ini, Anda cukup menyiapkan dana Rp 20 juta. Khusus bagi mitra yang bergabung di bulan ini, Rahadi memberi potongan harga Rp 5 juta.