Menhub Pastikan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Aman Dijajal Perdana Menteri China



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perdana Menteri (PM) China Li Qiang dijadwalkan akan menjajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) didampingi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, pada Rabu (5/9).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan, KCJB aman untuk dijajal Perdana Menteri China Li Qiang meski sertifikat izin operasional kereta cepat itu belum ada.

“Justru uji coba dipakai untuk mengeluarkan sertifikat, memang belum ada izin operasi tapi secara prinsip kami melihat kereta ini excellent bahkan di atas ekspektasi kita. (Kereta Cepat) Aman, aman (dipakai PM China),” kata Budi kepada awak media, Rabu (6/9).


Baca Juga: Kereta Cepat Digadang-gadang Akan Ciptakan Ekonomi Baru di Jawa Barat

Sebelumnya, Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rosan Roeslani, menuturkan, waktu uji coba kereta cepat yang akan dinaiki Luhut dan Li Qiang masih tentatif, namun kemungkinan dilakukan pada sore hari.

"Waktunya kurang lebih sore hari, tentatif. Waktunya akan ditentukan lebih mendalam lagi," kata dia.

Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Risal Wasal juga pernah menyampaikan, Kereta Cepat Jakarta-Bandung bakal diresmikan pada 1 Oktober 2023 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Insya Allah 1 Oktober. Peresmiannya itu," ujarnya saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (4/9).

Sebelum diresmikan, Risal memang pernah mengungkapkan, bahwa Luhut dan Li Qiang akan menjajal Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Namun, rencana awalnya kedua tokoh itu menaiki kereta cepat pada 8 September 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat