KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah ekonom mengingatkan pemerintah agar mencermati usulan produksi rokok untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi memengaruhi efektivitas kebijakan cukai, mengubah struktur pasar industri hasil tembakau (IHT), hingga berdampak pada penerimaan negara. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir industri hasil tembakau telah menghadapi kecenderungan konsumen beralih ke produk rokok dengan harga yang lebih rendah. "Yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir adalah kecenderungan konsumen beralih ke produk dengan harga yang lebih rendah," ujar Yusuf dalam keterangannya yang diterima Kontan, Senin (29/6/2026).
Menilik Dampak Usulan Rokok Murah terhadap Industri Hasil Tembakau
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah ekonom mengingatkan pemerintah agar mencermati usulan produksi rokok untuk segmen masyarakat berpenghasilan rendah. Kebijakan tersebut dinilai berpotensi memengaruhi efektivitas kebijakan cukai, mengubah struktur pasar industri hasil tembakau (IHT), hingga berdampak pada penerimaan negara. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir industri hasil tembakau telah menghadapi kecenderungan konsumen beralih ke produk rokok dengan harga yang lebih rendah. "Yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir adalah kecenderungan konsumen beralih ke produk dengan harga yang lebih rendah," ujar Yusuf dalam keterangannya yang diterima Kontan, Senin (29/6/2026).