KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) berhasil membalikkan rugi bersih menjadi laba bersih pada kuartal pertama tahun ini. Namun, pencapaian ini bukan berasal dari lini bisnis utama Bukalapak sebagai e-commerce, melainkan disokong oleh hasil investasi. Sebagai gambaran, Bukalapak mencetak laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk senilai Rp 14,54 triliun di kuartal pertama 2022. Dengan kata lain, BUKA telah berhasil membalik posisi rugi bersih pada kuartal pertama 2021 dari posisi Rp 323,80 miliar. Bukalapak membukukan pendapatan bersih senilai Rp 787,91 miliar pada kuartal pertama 2022 atau meningkat 85,95% secara year on year (yoy) dari sebelumnya Rp 423,70 miliar. Di saat yang sama, BUKA mengantongi laba dari nilai investasi yang belum dan sudah terealisasi sebesar Rp 15,49 triliun.
Menimbang Strategi Bisnis Bukalapak (BUKA), E-commerce atau Perusahaan Investasi?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) berhasil membalikkan rugi bersih menjadi laba bersih pada kuartal pertama tahun ini. Namun, pencapaian ini bukan berasal dari lini bisnis utama Bukalapak sebagai e-commerce, melainkan disokong oleh hasil investasi. Sebagai gambaran, Bukalapak mencetak laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk senilai Rp 14,54 triliun di kuartal pertama 2022. Dengan kata lain, BUKA telah berhasil membalik posisi rugi bersih pada kuartal pertama 2021 dari posisi Rp 323,80 miliar. Bukalapak membukukan pendapatan bersih senilai Rp 787,91 miliar pada kuartal pertama 2022 atau meningkat 85,95% secara year on year (yoy) dari sebelumnya Rp 423,70 miliar. Di saat yang sama, BUKA mengantongi laba dari nilai investasi yang belum dan sudah terealisasi sebesar Rp 15,49 triliun.