KONTAN.CO.ID - Persaingan Amerika Serikat (AS) dan China tak sebatas perdagangan, tetapi juga meluas ke sektor energi, investasi, dan pasokan manufaktur. Rivalitas ini menyebabkan tekanan terhadap ekspor, investasi, nilai tukar rupiah, serta ketergantungan pada komoditas. Di sisi lain, diversifikasi rantai pasok global membuka peluang relokasi investasi ke Asia Tenggara.Bagaimana Indonesia bertahan dan bertumbuh di tengah fragmentasi global? Menjawab permasalahan ini, Kontan Economic and Demographic Forum (KEDF) 2026 menghadirkan sesi diskusi bertema "Geo-Economics: Can Indonesia Stay Resilient in a Fractured World?". Dalam sesi ini, Co-Founder & Executive Director Synergy Policies Dinna Prapto Raharja serta Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu membedah strategi ketahanan ekonomi Indonesia dalam menavigasi guncangan eksternal dengan dua perspektif yang saling melengkapi, yakni geopolitik dan ekonomi-perdagangan.
Menimbang Strategi Ketangguhan Indonesia Menghadapi Berbagai Disrupsi Global
KONTAN.CO.ID - Persaingan Amerika Serikat (AS) dan China tak sebatas perdagangan, tetapi juga meluas ke sektor energi, investasi, dan pasokan manufaktur. Rivalitas ini menyebabkan tekanan terhadap ekspor, investasi, nilai tukar rupiah, serta ketergantungan pada komoditas. Di sisi lain, diversifikasi rantai pasok global membuka peluang relokasi investasi ke Asia Tenggara.Bagaimana Indonesia bertahan dan bertumbuh di tengah fragmentasi global? Menjawab permasalahan ini, Kontan Economic and Demographic Forum (KEDF) 2026 menghadirkan sesi diskusi bertema "Geo-Economics: Can Indonesia Stay Resilient in a Fractured World?". Dalam sesi ini, Co-Founder & Executive Director Synergy Policies Dinna Prapto Raharja serta Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu membedah strategi ketahanan ekonomi Indonesia dalam menavigasi guncangan eksternal dengan dua perspektif yang saling melengkapi, yakni geopolitik dan ekonomi-perdagangan.
TAG: