Merek jam tangan asal Belanda, KYBOE! membuka tawaran kemitraan usaha di Indonesia. Paket investasi minimal Rp 90 juta untuk lima tahun. Mitra mendapatkan etalase display, produk awal hingga promosi. Mitra ditargetkan balik modal kurang dari setahun.

Industri fesyen bakal terus berkembang selama masyarakat khususnya di kota-kota besar di Indonesia masih menganggap penampilan menjadi salah satu hal penting dalam beraktivitas. Salah satunya yang cukup prospektif adalah bisnis aksesori. Tidak hanya tas atau sepatu, jam tangan pun kini menjadi barang-barang penunjang penampilan yang cukup penting. Itulah yang melatarbelakangi KYBOE!, merek jam tangan asal Belanda ini menyasar pasar Indonesia guna mengembangkan bisnis. Perusahaan ini berdiri tahun 2001 dan melebarkan sayap ke negara-negara Eropa dan Timur Tengah sejak 2006. Nah di 2015 ini, KYBOE! masuk pasar Indonesia di bawah naungan PT Kyboe Indonesia.
Akan ada dua gerai KYBOE! Indonesia yang beroperasi di mall Jakarta dan Bali milik pusat. Brand ini juga menawarkan sistem kemitraan usaha sejak bulan lalu. Lantaran masih anyar, belum ada mitra yang bergabung. Jika tertarik, tawaran paket investasinya minimal Rp 90 juta untuk lokasi usaha 2,5 meter x 2,5 meter. Konsep gerainya fleksibel, bisa membuka gerai terpisah, atau co-branding dengan gerai yang sudah ada yang bergabung dengan brand lain di dalam mal, seperti Sogo, Metro atau Debenhams. "Jika tempat usaha lebih luas, maka biaya investasi akan lebih besar," ujar Paul Alvares, CEO KYBOE! Indonesia. Kerjasama lima tahun Mitra akan mendapat peralatan usaha seperti etalase display, promosi, dan 50 model jam tangan. Kerjasama usaha berlangsung lima tahun. Jika kontrak habis, franchise fee bisa dinegosiasikan kembali. KYBOE! memungut royalty fee 4% dari omzet per bulan setelah bulan keempat toko beroperasi. Kyboe menjual jam tangan untuk pria dan wanita berbagai ukuran dan model. Selain itu, juga ada produk tambahan yakni kacamata. Mitra wajib memasok produk dari pusat serta kemasan. Beberapa koleksinya, seperti mirror series, black series, flue series, big bling series, marine series dan gold series. Rata-rata harga jam tangan mulai dari Rp 2,7 juta hingga Rp 3,8 juta per unit. Targetnya satu gerai bisa menjual tiga unit jam tangan per hari. Sehingga estimasi omzet sekitar Rp 180 juta per bulan. Dengan rata-rata laba bersih sekitar 30%, Paul menargetkan balik modal tidak lebih dari setahun. Paul bilang, kelebihan produk dari KYBOE! adalah kualitas jam tangannya yang baik dengan model dan desain funky dengan pilihan warna beragam.
Amir Karamoy, Pengamat Waralaba mengatakan, meski KYBOE! produknya sudah ada di banyak negara, namun di Indonesia, ini adalah brand baru. "Rasanya terlalu cepat jika langsung menawarkan kemitraan," kata dia. Tapi, ini bisa menambah pilihan produk jam tangan bagi konsumen, dan waralaba tidak hanya melulu dari sektor makanan. Sebelum bergabung, ada baiknya calon mitra mencermati betul potensi pasar produk ini di Indonesia. KYBOE! Indonesia HP: 081337676619 Email: partnership@kyboe.asia Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News