Pasuruan merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang memiliki masakan khas Nasi Rawon. Selain itu, daerah ini juga memiliki ciri khas mengolah ayam bakar dengan menggunakan sapit bambu. Kekayaan kuliner yang dimiliki daerah inilah yang membuat Trisno berniat membuka resto yang menjual kuliner khas Pasuruan. Lewat brand Ayam Bakar Mentes Khas Pasuruan, Trisno membuka warung makan khas Pasuruan di Jakarta Timur pada Oktober 2012 silam. "Ini juga untuk melestarikan usaha resto sejenis milik orang tua di Pasuruan," kata dia. Dia mengaku, restonya mampu mengantar katering sebanyak 1.000 porsi saban hari. Melihat respon masyarakat yang cukup baik, Trisno percaya diri menawarkan kemitraan sejak awal 2014.
Menjajal untung menu khas Pasuruan
Pasuruan merupakan salah satu kota di Jawa Timur yang memiliki masakan khas Nasi Rawon. Selain itu, daerah ini juga memiliki ciri khas mengolah ayam bakar dengan menggunakan sapit bambu. Kekayaan kuliner yang dimiliki daerah inilah yang membuat Trisno berniat membuka resto yang menjual kuliner khas Pasuruan. Lewat brand Ayam Bakar Mentes Khas Pasuruan, Trisno membuka warung makan khas Pasuruan di Jakarta Timur pada Oktober 2012 silam. "Ini juga untuk melestarikan usaha resto sejenis milik orang tua di Pasuruan," kata dia. Dia mengaku, restonya mampu mengantar katering sebanyak 1.000 porsi saban hari. Melihat respon masyarakat yang cukup baik, Trisno percaya diri menawarkan kemitraan sejak awal 2014.