Jakarta. Menteri Keuangan Sri Mulyani akan membahas rencana pemangkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016, dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kamis (25/8). Dalam pertemuan tersebut Ia akan menjelaskan latar belakang keputusannya, memangkas belanja negara sebesar Rp 133 triliun. Seperti kita ketahui, pemerintah memutuskan akan memangkas anggaran belanja di APBN-P karena adanya potensi shortfall di sisi penerimaan sebesar Rp 219 triliun. Adapun anggaran yang akan dipangkas yaitu, anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) dan Dana Alokasi Umum (DAU). Menurut Sri Mulyani, kesempatan itu akan dipakai untuk meyakinkan bahwa keputusan itu diambil, agar pemerintah bisa menjaga postur anggarannya tetap kredibel. "Ada penyesuaian di sisi belanja, supaya kita bisa mengelola risiko yang terjadi," kata Sri Mulyani, Rabu (24/8) di Jakarta.
Menkeu akan jelaskan pemangkasan anggaran ke DPR
Jakarta. Menteri Keuangan Sri Mulyani akan membahas rencana pemangkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2016, dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kamis (25/8). Dalam pertemuan tersebut Ia akan menjelaskan latar belakang keputusannya, memangkas belanja negara sebesar Rp 133 triliun. Seperti kita ketahui, pemerintah memutuskan akan memangkas anggaran belanja di APBN-P karena adanya potensi shortfall di sisi penerimaan sebesar Rp 219 triliun. Adapun anggaran yang akan dipangkas yaitu, anggaran Kementerian/Lembaga (K/L) dan Dana Alokasi Umum (DAU). Menurut Sri Mulyani, kesempatan itu akan dipakai untuk meyakinkan bahwa keputusan itu diambil, agar pemerintah bisa menjaga postur anggarannya tetap kredibel. "Ada penyesuaian di sisi belanja, supaya kita bisa mengelola risiko yang terjadi," kata Sri Mulyani, Rabu (24/8) di Jakarta.