Menkeu Purbaya Mengungkap Ada 40 Perusahaan Baja Gelapkan Pajak di Indonesia



KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan adanya indikasi penggelapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang melibatkan puluhan perusahaan di sektor baja. 

Dari hasil deteksi awal, tercatat sekitar 40 perusahaan yang diduga terlibat dalam praktik tersebut.

"Yang baja itu terdeteksi ada 40 perusahaan. Yang dua besar akan kita sidak dalam waktu singkat," ujar Purbaya kepada awak media di Jakarta, Rabu (14/1/2026).


Baca Juga: Rupiah Melemah Sentuh 16.877 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Minta Masyarakat Tak Panik

Purbaya menjelaskan, perusahaan-perusahaan tersebut tidak seluruhnya berasal dari satu negara. Sebagian merupakan perusahaan asal China, sementara lainnya merupakan perusahaan dalam negeri.

Ia mengaku heran lantaran perusahaan yang terindikasi melakukan pelanggaran justru merupakan perusahaan besar yang seharusnya mudah terpantau oleh otoritas.

Purbaya mengatakan bahwa juga tidak menutup kemungkinan adanya keterlibatan pihak internal dalam kasus ini. Ia menegaskan akan menelusuri lebih jauh dugaan tersebut.

Baca Juga: Siap-Siap, Menkeu Purbaya Berencana Tambah Layer Tarif Cukai Rokok pada 2026

"Nah itu saya teka-teki saya juga. Seharusnya kalau perusahaan besar kan gampang melihatnya. Berarti orang saya ada yang terlibat. Nanti kita lihat," katanya.

Selanjutnya: Prabowo Harap Pembangunan Gedung Eksekutif dan Yudikatif di IKN Rampung pada 2028

Menarik Dibaca: Promo Member Day Marugame Udon Spesial 14 Januari, Fuji-san Mabo Udon Hanya Rp 50.000

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News