KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Efek pandemic Covid-19 masih akan terasa di 2021. Ini pula yang menjadi alasan pemerintah dalam menyusun Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 dan Nota Keuangan 2021. Dalam jumpa pers, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, RUU APBN 2021 masih mencerminkan ketidakpastian ekonomi yang masih akan tinggi di tahun 2021. Ketidakpastikan itu, antara lain: Pertama, kecepatan dan kemungkinan (keberhasilkan) dalam menangangi Covid-19 di seluruh dunia. “Kita semua masih harus melihat apakah kita semua benar-benar bisa mengendalikan virus, menjadi mendatar atau menurun," ujar Menkeu, usai Ratas dengan Presiden Jokowi, Selasa (28/7). Munculnya vaksin Covid-19 ini serta efektivitasnya akan menentukan langkah dan pola pemulihan tahun 2021.
Menkeu Sri Mulyani: Ekonomi 2021 penuh ketidakpastikan, ini faktor-faktornya
KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Efek pandemic Covid-19 masih akan terasa di 2021. Ini pula yang menjadi alasan pemerintah dalam menyusun Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 dan Nota Keuangan 2021. Dalam jumpa pers, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, RUU APBN 2021 masih mencerminkan ketidakpastian ekonomi yang masih akan tinggi di tahun 2021. Ketidakpastikan itu, antara lain: Pertama, kecepatan dan kemungkinan (keberhasilkan) dalam menangangi Covid-19 di seluruh dunia. “Kita semua masih harus melihat apakah kita semua benar-benar bisa mengendalikan virus, menjadi mendatar atau menurun," ujar Menkeu, usai Ratas dengan Presiden Jokowi, Selasa (28/7). Munculnya vaksin Covid-19 ini serta efektivitasnya akan menentukan langkah dan pola pemulihan tahun 2021.