JAKARTA. Rencana penambahan persentase tax ratio dari 12% menjadi 12,5% dalam APBN 2011 ternyata sudah menambah beban pemerintah untuk menambah asumsi penerimaan negara dari pajak hingga Rp 100 triliun. "Kita mengusulkan kalau seandainya ada revisi tax ratio jadi 12,05% itu secara persentase itu hanya 0,5% hingga 1,5%. Tapi dari sisi penerimaan absolut itu meningkat Rp 95 triliun hingga Rp 100 triliun jadi besar sekali," ucap Agus Martowardojo, Menteri Keuangan usai mengikuti rapat dengan DPR, Rabu (22/9). Asal tahu saja, RAPBN 2011 menyebutkan target penerimaan negara dari pajak sebesar Rp 755,69 triliun. Jumlah itu terdiri dari target penerimaan pajak penghasilan sebesar Rp 414,49 triliun, pajak pertambahan nilai Rp 309,33 triliun, pajak bumi bangunan Rp 27,67 triliun, dan pajak lainnya Rp 4,20 triliun. Menurut Agus untuk mencapai target ini, sumber dari penerimaan itu kombinasi dari ekstensifikasi dan intensifikasi.
Menkeu : Target pajak tambah Rp 100 triliun
JAKARTA. Rencana penambahan persentase tax ratio dari 12% menjadi 12,5% dalam APBN 2011 ternyata sudah menambah beban pemerintah untuk menambah asumsi penerimaan negara dari pajak hingga Rp 100 triliun. "Kita mengusulkan kalau seandainya ada revisi tax ratio jadi 12,05% itu secara persentase itu hanya 0,5% hingga 1,5%. Tapi dari sisi penerimaan absolut itu meningkat Rp 95 triliun hingga Rp 100 triliun jadi besar sekali," ucap Agus Martowardojo, Menteri Keuangan usai mengikuti rapat dengan DPR, Rabu (22/9). Asal tahu saja, RAPBN 2011 menyebutkan target penerimaan negara dari pajak sebesar Rp 755,69 triliun. Jumlah itu terdiri dari target penerimaan pajak penghasilan sebesar Rp 414,49 triliun, pajak pertambahan nilai Rp 309,33 triliun, pajak bumi bangunan Rp 27,67 triliun, dan pajak lainnya Rp 4,20 triliun. Menurut Agus untuk mencapai target ini, sumber dari penerimaan itu kombinasi dari ekstensifikasi dan intensifikasi.