Menko Airlangga: EU-CEPA Segera Dibawa ke Parlemen Eropa



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah terus mendorong percepatan penyelesaian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (EU-CEPA). Kesepakatan dagang tersebut saat ini tengah memasuki tahap penyelesaian kelengkapan dokumen sebelum dibawa ke Parlemen Eropa.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden Prabowo Subianto meminta agar proses penyelesaian EU-CEPA segera dituntaskan.

“Tadi Bapak Presiden juga minta agar EU-CEPA itu segera diselesaikan,” ujar Airlangga dalam konferensi pers, Selasa (22/9).


Baca Juga: Danantara Bakal Bentuk BUMN Tekstil Baru, Gandeng Perusahaan Eksisting

Airlangga menjelaskan, saat ini pemerintah tengah melengkapi bahan-bahan yang dibutuhkan dalam bahasa Inggris untuk selanjutnya disampaikan kepada Parlemen Eropa.

Setelah proses tersebut berjalan, Indonesia juga akan menyiapkan dokumen dalam versi Indonesia untuk dibawa ke parlemen dalam rangka proses ratifikasi.

“EU-CEPA sekarang dalam proses untuk kelengkapan bahannya dalam bahasa Inggris untuk dibawa ke Parlemen Eropa. Dan dari situ baru kita, dalam versi kita, untuk dibawa ke Parlemen untuk ratifikasi,” jelasnya.

Selain proses ratifikasi, Airlangga menyebut terdapat rencana kunjungan pejabat tinggi Uni Eropa ke Indonesia dalam rangka pembahasan EU-CEPA.

Ia mengatakan Komisaris Eropa Maros Sefcovic direncanakan datang ke Indonesia. Selain itu, terdapat pula rencana kunjungan Presiden Komisi Eropa pada akhir Oktober atau awal November mendatang.

“Memang dalam EU-CEPA itu sendiri ada rencana daripada Komisaris Maros untuk datang ke Indonesia dan juga ada rencana dari Presiden EU untuk datang ke Indonesia di akhir Oktober ataupun awal November,” kata Airlangga.

Penyelesaian EU-CEPA diharapkan dapat memperkuat hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Uni Eropa melalui kerangka kerja sama ekonomi yang lebih komprehensif.

Baca Juga: Pemerintah Dorong Himbara Beri Pinjaman Lagi ke Industri TPT dan Garmen

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News