Menko Airlangga Ungkap Program Inkubasi Pesantren, Bantuan Modal hingga Rp 200 Juta



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, terdapat program inkubasi untuk membantu pengembangan usaha di lingkungan pondok pesantren dengan peluang memperoleh bantuan modal mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 200 juta.

Airlangga menyebut, program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mendukung pemberdayaan pesantren, bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional pada 20 Oktober 2026.

Baca Juga: Airlangga : Realisasi Penyaluran KUR Capai Rp 257,84 Triliun hingga 20 Oktober 2026


"Untuk Hari Santri, ada program juga untuk pesantren yaitu inkubasi. Dimana inkubasi dengan dana bisa Rp 50 juta sampai Rp 200 juta untuk modal. Dan berbagai pondok pesantren sudah kami bantul," ujar Airlangga dalam agenda Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (RAKORNAS TPAKD) yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (22/10/2026).

Melalui program ini, pemerintah dan TPAKD telah memberikan dukungan kepada sejumlah pondok pesantren melalui program tersebut. Beberapa di antaranya adalah Pondok Pesantren Al-Ukhuwah Al-Hajirin di Jawa Barat yang memiliki sekitar 7.000 santri serta Pondok Pesantren Nurul Iman dengan jumlah santri lebih dari 20.000 orang.

Selain itu, pemerintah juga telah membantu Pondok Pesantren Gedongan di Cirebon, Jawa Barat, serta sejumlah pesantren lainnya.

Program inkubasi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pemberdayaan pesantren, termasuk melalui dukungan permodalan untuk mengembangkan kegiatan usaha produktif.

"Jadi ini juga sudah membantu dan menjangkau tahun santri," ujar Airlangga.

Baca Juga: Kemenkum Sederhanakan Legalitas Usaha UMKM untuk Buka Akses Pendanaan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News