Menko Luhut: Belum Ada Indikasi Peningkatan Kasus Covid-19 Akibat Omicron



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, hingga saat ini belum ada indikasi peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia akibat penularan Corona varian Omicron.

"Saat ini belum terlihat adanya indikasi peningkatan kasus akibat gelombang Omicron," kata Luhut dalam konferensi pers terkait Penanganan Pandemi Covid-19 secara virtual, Senin (27/12/2021).

Luhut mengatakan, laju kasus Covid-19 di Tanah Air masih berada di titik rendah setelah mengalami puncak gelombang kedua pada 15 Juli lalu akibat varian Delta.


Ia juga menyebutkan, saat ini tingkat perawatan di rumah sakit dan tingkat kematian masih menunjukkan tanda-tanda terkendali.

"Namun pemerintah tetap berhati-hati dan waspada karena masih banyak ketidaktahuan kita terhadap virus ini," ujar dia.

Baca Juga: Omicron Meningkat Pesat, Aturan Karantina Dari Luar Negeri Akan Diperketat

Menurut Luhut, pengetatan kegiatan masyarakat baru akan dilakukan jika sudah melebihi ambang batas atau threshold tertentu, seperti kondisi kasus harian, keterisian tempat tidur di RS, dan kasus kematian.

Selain itu, pemerintah memperkuat pemeriksaan (testing) dan pelacakan kontak erat (tracing) karena dalam beberapa hari terakhir terjadi penurunan di beberapa daerah.

Menurut Luhut, hal tersebut terjadi karena beberapa daerah banyak mengalami nol kasus per hari sehingga testing dan tracing kembali longgar.

"Dalam beberapa hari terakhir ada penurunan karena mungkin di beberapa tempat nol sehingga mereka malas testing, namun demikian kami imbau daerah-daerah lakukan testing karena banyak OTG Omicron dari 46 kasus di atas," ucap dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Luhut: Belum Ada Indikasi Peningkatan Kasus Covid-19 akibat Omicron

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto