JAKARTA. Rencana insentif penurunan harga gas industri yang masuk dalam paket ekonomi ketiga sedang digodok agar bisa segera direalisasikan. Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, apabila penurunan harga gas untuk industri dapat dilakukan, akan memberikan efek berganda yang positif pada perekonomian nasional. Ini didorong karena pertumbuhan industri, penyerapan tenaga kerja dan penghematan devisa. “kami mengusulkan penurunan harga gas untuk industri Ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing industri nasional,” kata Menperin dalam rilis, Senin (15/8). Harga gas yang diinginkan oleh sektor industri berdasarkan nilai keekonomian seyogyanya sekitar US$ 3- US$ 4 per per million metric british thermal unit (mmbtu). Industri mengharapkan dapat memperoleh harga yang kompetitif dengan melihat harga gas dari negara lain terutama di ASEAN sehingga mampu bersaing di pasar dalam negeri dan global.
Menperin minta harga gas US$ 3-US$ 4 per mmbtu
JAKARTA. Rencana insentif penurunan harga gas industri yang masuk dalam paket ekonomi ketiga sedang digodok agar bisa segera direalisasikan. Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto mengatakan, apabila penurunan harga gas untuk industri dapat dilakukan, akan memberikan efek berganda yang positif pada perekonomian nasional. Ini didorong karena pertumbuhan industri, penyerapan tenaga kerja dan penghematan devisa. “kami mengusulkan penurunan harga gas untuk industri Ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing industri nasional,” kata Menperin dalam rilis, Senin (15/8). Harga gas yang diinginkan oleh sektor industri berdasarkan nilai keekonomian seyogyanya sekitar US$ 3- US$ 4 per per million metric british thermal unit (mmbtu). Industri mengharapkan dapat memperoleh harga yang kompetitif dengan melihat harga gas dari negara lain terutama di ASEAN sehingga mampu bersaing di pasar dalam negeri dan global.