Menperin Optimistis GIIAS 2026 Perkuat Daya Saing Industri Otomotif Nasional



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi dibuka pada Kamis (30/7). Pemerintah memandang ajang ini bukan hanya sebagai tempat peluncuran produk baru, tetapi juga menjadi etalase arah perkembangan industri otomotif nasional dalam beberapa tahun mendatang.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan penyelenggaraan GIIAS yang digelar secara rutin setiap tahun menunjukkan daya saing industri otomotif Indonesia. Menurutnya, jumlah peserta terus bertambah dan mencetak rekor baru dari tahun ke tahun.

"Kita mampu melaksanakannya setiap tahun dan setiap tahunnya peserta bertambah serta mencetak sejarah baru," ujar Agus saat membuka GIIAS 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Kamis (30/7).


Baca Juga: Jaecoo Bukukan Penjualan 20.000 Unit pada Semester I, Optimistis Pasar EV Tumbuh

Agus menilai GIIAS menjadi panggung bagi pelaku industri untuk memperkenalkan teknologi kendaraan yang akan mewarnai mobilitas masyarakat Indonesia dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang.

"Bagi saya, GIIAS bukan sekadar ajang pameran atau transaksi. GIIAS adalah tempat masa depan mobilitas Indonesia ditawarkan sebelum benar-benar hadir di jalan-jalan Indonesia," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Putu Juli Ardika, mengatakan GIIAS 2026 diikuti lebih dari 65 merek otomotif global. Selain menjadi ajang peluncuran kendaraan baru, pameran tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai perkembangan teknologi otomotif.

Ia juga mendorong para pelaku industri untuk terus memperkuat investasi agar daya saing industri otomotif Indonesia semakin meningkat.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perindustrian atas kebijakan dan dukungan yang berkelanjutan terhadap industri otomotif nasional," ujarnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, sebanyak 43 merek kendaraan penumpang berpartisipasi, di antaranya BYD, Chery, Honda, Hyundai, Jaecoo, Mercedes-Benz, Mitsubishi Motors, Nissan, Suzuki, Toyota, VinFast, Volkswagen, Volvo, Wuling, Xpeng, hingga Zeekr.

GIIAS 2026 juga menjadi panggung bagi sejumlah merek yang baru pertama kali hadir di Indonesia, seperti BAW, Lepas, Solarky, dan Leapmotor. Keempat merek tersebut memanfaatkan ajang ini untuk memperkenalkan produk sekaligus menjajaki pasar otomotif nasional.

Di segmen kendaraan niaga, tujuh merek turut berpartisipasi, yakni DFSK, Farizon, Hino, Isuzu, Mitsubishi Fuso, SAG, dan UD Trucks. Sementara pada segmen roda dua, sebanyak 13 merek ikut meramaikan pameran, mulai dari Astra Honda Motor, Alva, BMW Motorrad, Harley-Davidson, Royal Enfield, Triumph, hingga Polytron.

Penyelenggaraan GIIAS 2026 mencerminkan semakin tingginya minat produsen otomotif global terhadap pasar Indonesia, terutama di tengah meningkatnya investasi kendaraan elektrifikasi dan pengembangan teknologi mobilitas ramah lingkungan.

Baca Juga: Pertamina Geothermal (PGEO) Garap 9 Proyek, Ekspansi PLTP Hingga Green Data Center

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News