KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan terdapat tiga faktor utama yang akan menentukan daya saing kawasan industri sekaligus menarik investasi manufaktur ke Indonesia. Ketiga faktor tersebut meliputi percepatan perizinan, kesiapan infrastruktur, serta ketersediaan energi, khususnya energi baru terbarukan (EBT). Agus mengatakan, kecepatan proses perizinan menjadi bentuk insentif paling murah yang dapat diberikan pemerintah, tetapi memiliki nilai paling tinggi di mata investor. Karena itu, pengelola kawasan industri diminta menjadi titik tunggal kepastian bagi para tenant agar proses investasi tidak terhambat birokrasi yang berbelit. Selain perizinan, kesiapan infrastruktur industri dan infrastruktur penunjang juga dinilai menjadi faktor penentu keputusan investasi. Menurut Agus, daya saing kawasan industri tidak bisa dilepaskan dari ketersediaan jalan, pelabuhan, pasokan air baku, hingga fasilitas pengolahan limbah.
Menperin Ungkap Tiga Kunci Tarik Investasi ke Kawasan Industri
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan terdapat tiga faktor utama yang akan menentukan daya saing kawasan industri sekaligus menarik investasi manufaktur ke Indonesia. Ketiga faktor tersebut meliputi percepatan perizinan, kesiapan infrastruktur, serta ketersediaan energi, khususnya energi baru terbarukan (EBT). Agus mengatakan, kecepatan proses perizinan menjadi bentuk insentif paling murah yang dapat diberikan pemerintah, tetapi memiliki nilai paling tinggi di mata investor. Karena itu, pengelola kawasan industri diminta menjadi titik tunggal kepastian bagi para tenant agar proses investasi tidak terhambat birokrasi yang berbelit. Selain perizinan, kesiapan infrastruktur industri dan infrastruktur penunjang juga dinilai menjadi faktor penentu keputusan investasi. Menurut Agus, daya saing kawasan industri tidak bisa dilepaskan dari ketersediaan jalan, pelabuhan, pasokan air baku, hingga fasilitas pengolahan limbah.