KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pertanian membongkar praktik curang mafia pangan terkait manipulasi kualitas beras premium di pasar. Praktik ini ditaksir telah merugikan konsumen hingga mencapai Rp 10 triliun. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, modus yang dilakukan para pelaku adalah dengan mengemas beras kualitas rendah atau beras dengan tingkat patahan (broken) tinggi, namun dijual dengan label harga beras premium yang mahal. "Bukan sekadar oplos, ini nyolong. Saya sudah periksa di laboratorium, ini hasil temuan dari para middleman," ujar Amran pada Jumat (24/4/2026).
Mentan Bongkar Modus Beras Premium Abal-Abal Harga Mahal, Kerugian Rp 10 Triliun
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pertanian membongkar praktik curang mafia pangan terkait manipulasi kualitas beras premium di pasar. Praktik ini ditaksir telah merugikan konsumen hingga mencapai Rp 10 triliun. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan, modus yang dilakukan para pelaku adalah dengan mengemas beras kualitas rendah atau beras dengan tingkat patahan (broken) tinggi, namun dijual dengan label harga beras premium yang mahal. "Bukan sekadar oplos, ini nyolong. Saya sudah periksa di laboratorium, ini hasil temuan dari para middleman," ujar Amran pada Jumat (24/4/2026).