KONTAN.CO.ID - SUBANG. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperkenalkan metode tanam padi modern melalui pertanian modern-advanced agricultural system (PM AAS) yang diklaim mampu meningkatkan produktivitas padi hingga dua kali lipat. Metode tersebut telah diuji coba selama dua tahun dan kini mulai diterapkan di sejumlah provinsi. Amran mengatakan, produktivitas padi yang sebelumnya berada di kisaran 5 ton-6 ton per hektare dapat meningkat menjadi sekitar 10 ton-13 ton per hektare dengan penerapan metode PM AAS. “Hasilnya ini sangat menggembirakan, naik dua kali lipat. Yang dulu rata-rata 5 ton, 5,5 ton, sekarang ini menjadi 11 ton, 12 ton, ada 13 ton per hektare,” kata Amran saat meninjau lahan pertanian di Subang, Rabu (2/9/2026).
Mentan: Metode PM AAS Bisa Dongkrak Produksi Padi hingga 13 Ton Per Hektare
KONTAN.CO.ID - SUBANG. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperkenalkan metode tanam padi modern melalui pertanian modern-advanced agricultural system (PM AAS) yang diklaim mampu meningkatkan produktivitas padi hingga dua kali lipat. Metode tersebut telah diuji coba selama dua tahun dan kini mulai diterapkan di sejumlah provinsi. Amran mengatakan, produktivitas padi yang sebelumnya berada di kisaran 5 ton-6 ton per hektare dapat meningkat menjadi sekitar 10 ton-13 ton per hektare dengan penerapan metode PM AAS. “Hasilnya ini sangat menggembirakan, naik dua kali lipat. Yang dulu rata-rata 5 ton, 5,5 ton, sekarang ini menjadi 11 ton, 12 ton, ada 13 ton per hektare,” kata Amran saat meninjau lahan pertanian di Subang, Rabu (2/9/2026).