Menteri Bahlil Janjikan Harga CNG Setara LPG 3 Kg, Cek Harga Resmi Di Pertamina
Kamis, 07 Mei 2026 15:43 WIB
Oleh: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pemerintah berencana mengganti liquified petroleum gas (LPG) 3 kilogram (kg) dengan compressed natural gas (CNG) secara bertahap mulai tahun ini. Harga CNG 3 kg akan dibuat sama dengan LPG 3kg. Cek harga CNG saat ini! Saat ini, penggunaan CNG ukuran 3 kg masih dalam tahap uji coba sebelum diterapkan secara luas kepada masyarakat. Diberitakan Kompas.com, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah tetap akan memberikan subsidi untuk CNG 3 kg agar harganya terjangkau.
“Arahan Bapak Presiden, baik itu CNG maupun LPG akan selalu mengedepankan untuk membantu rakyat yang memang harus kita bantu. Dengan demikian, subsidi saya pastikan masih menjadi yang harus dilakukan untuk rakyat,” ujar Bahlil di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (6/5/2026). Bahlil menargetkan harga jual CNG 3 kg nantinya minimal setara dengan LPG 3 kg, bahkan diupayakan bisa lebih murah. “Doakan seperti itu ya (bisa lebih murah dari LPG 3 kg). Minimal sama (dengan LPG 3 kg),” katanya. Baca Juga: Dirjen Bea Cukai Terseret Kasus Korupsi, Menkeu Purbaya Tunggu Proses Hukum Pemerintah Tunggu Hasil Uji Keselamatan Bahlil mengatakan, pemerintah kini menunggu hasil uji keselamatan dari Lemigas terkait penggunaan tabung CNG 3 kg. Jika lolos uji keselamatan, maka produksi CNG 3 kg akan dilakukan secara lebih masif. “Kalau tabungnya sudah prudent, sudah ditandatangani oleh Lemigas, selesai aspek keselamatannya, itu mau berapa pun pasokannya di Indonesia ada, karena gas kita oversupply,” ujar Bahlil. Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengungkapkan, implementasi konversi LPG ke CNG ditargetkan mulai berjalan tahun ini. Penerapan awal akan difokuskan di kota-kota besar di Pulau Jawa sebelum diperluas ke wilayah lain. “Tahun ini ditargetkan mulai dikonsumsi masyarakat. Ini bertahap di kota-kota besar dulu di Jawa,” ujar Laode. Tonton: SPBU Swasta Sudah Beli Solar dari Pertamina, Pemerintah Stop Impor Solar Tahun Ini Gunakan Tabung Tipe 4 yang Lebih Ringan Menurut Laode, tabung CNG yang digunakan kemungkinan merupakan tipe 4, yakni tabung berbahan polimer yang diperkuat material komposit. Jenis tabung tersebut lebih ringan dibanding tabung baja konvensional sehingga dinilai lebih aman dan praktis digunakan masyarakat. Pemerintah menargetkan dalam tiga bulan ke depan tabung CNG tipe 4 ukuran 3 kg sudah tersedia agar produksi massal dapat segera dimulai. “Itulah yang dikejar, Pak Menteri sampaikan tiga bulan ke depan itu sudah ada tipe 4 untuk 3 kg, dan dari situ nanti kita sudah mulai memproduksi dalam jumlah yang lebih masif,” kata Laode. Program konversi LPG ke CNG ini menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan ketahanan energi nasional sekaligus menekan beban impor LPG yang terus meningkat setiap tahun. Tonton: Harga Keekonomian Pertalite Tembus Rp 15.000, Beban Subsidi Energi Hantui APBN Apa Itu CNG? CNG merupakan gas alam yang dipadatkan dengan tekanan tinggi sehingga dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif pengganti LPG maupun BBM. CNG dikenal lebih ramah lingkungan karena menghasilkan emisi karbon lebih rendah dibanding LPG dan bahan bakar fosil lainnya. Selain itu, Indonesia juga memiliki pasokan gas alam yang melimpah sehingga pemerintah menilai penggunaan CNG dapat membantu mengurangi ketergantungan impor LPG. Saat ini, penggunaan CNG sebenarnya sudah diterapkan pada tabung ukuran 12 kg dan 20 kg yang banyak digunakan hotel dan restoran. Namun pemerintah masih mengembangkan teknologi tabung CNG ukuran 3 kg agar aman dan ringan digunakan rumah tangga. “Rakyat kan enggak mungkin kita suruh yang berat-berat itu, 20 kg. Ini yang kita lagi godok, dan sudah kita kerjakan sebenarnya sejak setahun lalu. Tapi untuk mendapatkan teknologi yang 3 kg, ini kita lagi tes,” jelas Bahlil. Harga CNG Pertamina telah menyediakan layanan penjualan CNG untuk sektor transportasi. Penjualan CNG berlangsung di stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG). Biasanya, SPBG ini melayani penjualan CNG untuk bus Transjakarta, Bajaj BBG serta kendaraan pribadi yang sudah dikonversi ke BBG.
Berikut daftar SPBG Pertamina penjual CNG:
SPBG Klender
SPBG Jl. Daan Mogot (Pesing)
SPBG Jl. Pemuda (Pulo Gadung)
SPBG Jl. RM Harsono (Ragunan)
SPBG Jl. Sentra Primer (Pulogebang)
SPBG Mampang (Jl. Kapten Tendean No. 34)
SPBG Cilandak Marinir
Harga CNG sektor transportasi hanya Rp4.500 per liter setara premium (lsp).
Duo Bos Sritex Divonis! Negara Rugi Rp 1,3 Triliun
Sebagian artikel bersumber: https://money.kompas.com/read/2026/05/06/172122926/bahlil-pastikan-cng-3-kg-disubsidi-harga-minimal-sama-dengan-lpg?page=all#page2.