KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi era Orde Baru, Ginandjar Kartasasmita, mengungkapkan kunci utama dalam memperkuat nilai tukar rupiah saat krisis moneter 1998 adalah pemulihan kepercayaan pasar, bukan sekadar kebijakan moneter ekspansif seperti pencetakan uang. Menurut Ginandjar, setiap krisis memiliki karakter berbeda, termasuk krisis moneter 1998 yang dipicu oleh runtuhnya kepercayaan terhadap fundamental ekonomi dan sistem keuangan Indonesia. "Yang paling utama dalam menghadapi krisis moneter apa pun penyebabnya, kalau pemikiran saya, adalah rupiah. Kalau rupiahnya dipakai untuk spekulasi atau investasi, itu enggak apa-apa. Tapi bagaimana mengembalikan kepercayaan rupiah tidak terlalu jatuh," ujarnya dalam sesi diskusi buku Ginandjar Kartasasmita: Pengabdian dari Masa ke Masa, Perjalanan, Pergulatan dan Pemikiran, serta Syukuran Ulang Tahun ke-85 Ginandjar Kartasasmita di Menara Kompas, Kamis (9/4/2026).
Menteri Era Soeharto Ginandjar Kartasasmita Ungkap Cara Jaga Rupiah Saat Krisis 1998
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi era Orde Baru, Ginandjar Kartasasmita, mengungkapkan kunci utama dalam memperkuat nilai tukar rupiah saat krisis moneter 1998 adalah pemulihan kepercayaan pasar, bukan sekadar kebijakan moneter ekspansif seperti pencetakan uang. Menurut Ginandjar, setiap krisis memiliki karakter berbeda, termasuk krisis moneter 1998 yang dipicu oleh runtuhnya kepercayaan terhadap fundamental ekonomi dan sistem keuangan Indonesia. "Yang paling utama dalam menghadapi krisis moneter apa pun penyebabnya, kalau pemikiran saya, adalah rupiah. Kalau rupiahnya dipakai untuk spekulasi atau investasi, itu enggak apa-apa. Tapi bagaimana mengembalikan kepercayaan rupiah tidak terlalu jatuh," ujarnya dalam sesi diskusi buku Ginandjar Kartasasmita: Pengabdian dari Masa ke Masa, Perjalanan, Pergulatan dan Pemikiran, serta Syukuran Ulang Tahun ke-85 Ginandjar Kartasasmita di Menara Kompas, Kamis (9/4/2026).