Menteri keuangan Jepang Siap Mengatasi Volatilitas Yen, Hubungi Otoritas AS



KONTAN.CO.ID - TOKYO. Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama mengatakan bahwa pemerintah akan menanggapi pergerakan mata uang dengan tepat, mengulangi peringatannya saat para pedagang bersiap untuk kemungkinan intervensi dari otoritas Jepang.

"Sikap kami tidak berubah. Kami akan menanggapi dengan tepat kapan pun diperlukan," kata Katayama pada konferensi pers rutin ketika ditanya tentang pelemahan yen yang terus-menerus seperti dilansir Reuters, Jumat (3/7/2026).

Katayama juga menekankan bahwa pemerintah telah menjalin kontak erat dengan otoritas AS mengenai masalah valuta asing, "bahkan ketika AS sedang libur."


Baca Juga: Hari Ini, Ringgit dan Rupiah Pimpin Penguatan Mata Uang Asia terhadap Dolar AS

Yen tiba-tiba melonjak terhadap dolar pada hari Kamis, dengan para pedagang waspada terhadap prospek intervensi dan cemas tentang kemungkinan pendekatan baru terhadap pembelian mata uang resmi.

Para pedagang mengira pergerakan tersebut mungkin terlalu kecil untuk menunjukkan intervensi, tetapi yen segera mendapat dorongan lebih lanjut karena angka pekerjaan AS yang lebih lemah dari perkiraan membuat dolar melemah.

Yen diperdagangkan pada 161,2 per dolar pada hari Jumat, dibandingkan dengan titik terendah 40 tahun sebesar 162,84 yang dicapai awal pekan ini.

Baca Juga: Ekonomi Vietnam Tumbuh 8,39% pada Kuartal II-2026, Ditopang Ekspor dan Industri

Mengenai lonjakan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang (JGB), Katayama menekankan komitmen pemerintah untuk menjaga kepercayaan di pasar obligasi dan keberlanjutan keuangan publik.

Imbal hasil JGB acuan melonjak ke level tertinggi hampir 30 tahun pada hari Jumat karena investor khawatir tentang kesehatan fiskal ekonomi Jepang.