Menteri Pariwisata bakal promosi di New York



JAKARTA. Kementerian Pariwisata akan mempromosikan destinasi wisata Indonesia di Times Square, Manhattan, New York dalam rangka memanfaatkan momen kunjungan mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama ke Indonesia.

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya merespon momen kunjungan Obama ke Indonesia.

"Benar (akan promosi wisata di Times Square New York). Kita ada kontrak dengan Times Square. Tunggu pak Obama datang, nanti kita push (promosi wisata) di sana," kata Arief seusai halal bihalal bersama Forum Wartawan Pariwisata di Jakarta, Selasa (20/6).


Menurut Menpar, Times Square New York adalah tempat yang strategis. Pasalnya, setiap tahun setidaknya ada sekitar 24 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke sana.

"Jadi kita pasang di sana, bukan hanya attract 300.000 turis Amerika, tapi ada seluruh orang dunia itu berkumpul di sana," kata Arief.

Promosi wisata dengan memanfaatkan momen-momen kunjungan tokoh penting dunia seperti Barack Obama juga pernah dilakukan oleh Kementerian Pariwisata.

Arief menyebut hal serupa pernah dilakukan ketika Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud berkunjung ke Indonesia.

"50% anggaran (promosi wisata) saya di Al-Jazeera itu saya keluarkan waktu Raja Salman ke Indonesia. Jadi harusnya (anggaran) setahun tapi setengah tahun saya anggarkan untuk 11 hari beliau ke sini. Itu lebih efektif karena ada momentum dan itu sayang kalau dilewatkan," ujar Arief.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata tercatat pernah mempromosikan pariwisata Indonesia dengan memasang media luar ruang berupa billboard bergambarkan laut serta pulau-pulau di Raja Ampat pada Oktober 2016.

Ada ikon-ikon pariwisata Indonesia lainnya yang terpasang seperti Pantai G-Land, Banyuwangi; Gebogan di Bali (perempuan membawa gebogan khas Bali); dan hewan komodo.

Barack Obama dijadwalkan datang ke Indonesia atas undangan Presiden Joko Widodo untuk berlibur.

Sejumlah agenda bakal dilakukan Obama seperti makan malam di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat; menyampaikan pidato kunci dalam Kongres Diaspora Indonesia ke-4 pada 1 Juli 2017 di Mall Kasablanka, Jakarta. (Wahyu Adityo Prodjo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia