Menteri PKP Terbitkan Aturan Baru, Setiap Rumah Subsidi Wajib Tanam Satu Pohon



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menerbitkan aturan baru yang mewajibkan setiap rumah subsidi disertai penanaman satu pohon sebagai bagian dari upaya penghijauan.

Maruarar mengatakan kebijakan tersebut diterapkan untuk mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.

“Hari ini juga, untuk mendukung arahan Bapak dalam menjaga lingkungan hidup, kami mengeluarkan aturan bahwa setiap rumah subsidi wajib menanam satu pohon agar penghijauan semakin merata,” ujar Maruarar saat peresmian akad massal 62.710 unit KPR rumah subsidi di Batang dipantau secara daring, Kamis (30/7).


Baca Juga: Menteri PKP Pastikan Bunga KPR Rumah Subsidi Tetap 5% Meskipun BI Rate 5,75%

Ia menyebut seluruh pengembang rumah subsidi menyatakan siap menjalankan ketentuan tersebut.

Selain kebijakan penanaman pohon, Kementerian PKP juga terus mendorong program gentengisasi yang telah dimulai di Majalengka dan Pleret.

Menurut Maruarar, pada tahun ini pemerintah menargetkan renovasi sekitar 400.000 rumah dan pembangunan sekitar 340.000 rumah subsidi sehingga dapat menggerakkan sektor UMKM, produsen genteng, toko bangunan hingga industri bahan bangunan. 

"Artinya UMKM bergerak, produsen genteng bergerak, toko bangunan bergerak adn ekonomi rakyat ikut bergerak," terang Ara. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mendorong gerakan asri bagian dari upaya pemerintah meningkatkan jumlah wisatawan asing ke tanah air. 

Menurut Presiden, kebersihan menjadi syarat utama agar setiap daerah memiliki daya tarik yang kuat sebagai destinasi wisata. 

"Dalam waktu satu tahun ini kita harus selesaikan masalah sampah. Di seluruh Indonesia, semua sungai harus bersih, semua kali harus bersih. Alam harus kita jaga, pohon tidak boleh ditebang sembarangan. Kalau perlu, kita tanam ratusan juta pohon baru,” ucap Presiden dalam Peresmian revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah dipantau secara daring, Kamis (30/7/2026). 

Selain menjaga kebersihan dan kelestarian alam, Prabowo juga mengingatkan pentingnya mempertahankan estetika lingkungan dan mendorong penggunaan material bangunan yang lebih ramah terhadap kesehatan masyarakat.

Presiden pun mengajak seluruh kepala daerah dan instansi terkait untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai fondasi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan. 

"Jadi saya anjurkan kepada gubernur, bupati, wali kota, dan semua instansi di bidang masing-masing, lestarikan alam, jaga kebersihan," terang Prabowo.

Baca Juga: Penyaluran Rumah Subsidi 2025 Tembus 350.000 Unit, Tertinggi Sepanjang Sejarah FLPP

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News