KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah memutar otak untuk membiayai penanganan bencana di sejumlah wilayah, termasuk Aceh dan Sumatra. Pasalnya, usulan anggaran tanggap darurat sebesar Rp 4,3 triliun untuk tahun 2026 belum mendapatkan lampu hijau dari Kementerian PPN/Bappenas. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo mengungkapkan, anggaran tersebut merupakan bagian dari total usulan Rp 74 triliun untuk periode empat tahun. Namun, Bappenas mengarahkan agar pendanaan darurat tersebut diambil dari pos anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "Arahan dari Bappenas waktu itu, karena ini masih tanggap darurat nanti ambil saja dari BNPB, jadi ini seolah-olah dalam tanda petik dicoret. Ini masih dalam tahap diskusi, nah kami belum dapat arahan lagi Rp 4,3 triliun yang sudah kami anggarkan dan sebagian sudah jalan. Karena kan enggak bisa nunggu pak, itu (Rp 4,3 triliun) belum punya pos," ujar dalam rakor Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatra, di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (18/2/2026).
Menteri PU Sebut Dana Tanggap Darurat Rp 4,3 Triliun Belum Disetujui Bappenas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah memutar otak untuk membiayai penanganan bencana di sejumlah wilayah, termasuk Aceh dan Sumatra. Pasalnya, usulan anggaran tanggap darurat sebesar Rp 4,3 triliun untuk tahun 2026 belum mendapatkan lampu hijau dari Kementerian PPN/Bappenas. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo mengungkapkan, anggaran tersebut merupakan bagian dari total usulan Rp 74 triliun untuk periode empat tahun. Namun, Bappenas mengarahkan agar pendanaan darurat tersebut diambil dari pos anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). "Arahan dari Bappenas waktu itu, karena ini masih tanggap darurat nanti ambil saja dari BNPB, jadi ini seolah-olah dalam tanda petik dicoret. Ini masih dalam tahap diskusi, nah kami belum dapat arahan lagi Rp 4,3 triliun yang sudah kami anggarkan dan sebagian sudah jalan. Karena kan enggak bisa nunggu pak, itu (Rp 4,3 triliun) belum punya pos," ujar dalam rakor Satgas Pemulihan Pasca Bencana Sumatra, di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (18/2/2026).