Jakarta. Pemerintah kembali melakukan pendekatan dengan lembaga rating internasional Standard & Poor's (S&P). Sebelumnya, Indonesia gagal mendapatkan rating investment grade dari S&P tahun ini. Dalam sela-sela acara pertemuan tahunan Bank Dunia dan International Monetery Found (IMF), Menteri Keuangan Sri Mulyani bertemu dengan perwakilan S&P. Saat ini penilaian S&P terhadap Indoneseia masih berada di peringkat BB+, atau masih bersifat spekulatif. Menurut Sri Mulyani, pertemuan itu dinilai penting, supaya S&P mengetahui perkembangan terkini dari kebijakan pemerintah. "Terutama dengan kebijakan fiskal terkini di tahun 2016 dan tahun 2017," kata Sri Mulyani, Rabu (12/10) di Jakarta.
Menteri Sri lobi S&P beri RI investment grade
Jakarta. Pemerintah kembali melakukan pendekatan dengan lembaga rating internasional Standard & Poor's (S&P). Sebelumnya, Indonesia gagal mendapatkan rating investment grade dari S&P tahun ini. Dalam sela-sela acara pertemuan tahunan Bank Dunia dan International Monetery Found (IMF), Menteri Keuangan Sri Mulyani bertemu dengan perwakilan S&P. Saat ini penilaian S&P terhadap Indoneseia masih berada di peringkat BB+, atau masih bersifat spekulatif. Menurut Sri Mulyani, pertemuan itu dinilai penting, supaya S&P mengetahui perkembangan terkini dari kebijakan pemerintah. "Terutama dengan kebijakan fiskal terkini di tahun 2016 dan tahun 2017," kata Sri Mulyani, Rabu (12/10) di Jakarta.