KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bergerak cepat melakukan akselerasi sertifikasi untuk mengejar tenggat waktu kewajiban sertifikasi halal pada Oktober 2026. Guna memenuhi target ambisius tersebut, BPJPH berkomitmen memacu produksi hingga 10.000 sertifikat halal setiap harinya. Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, mengungkapkan bahwa langkah percepatan ini merupakan keharusan mengingat besarnya populasi pelaku usaha di Indonesia. Dari sekitar 66 juta pengusaha yang ada, tercatat baru sekitar 4 juta yang telah memiliki sertifikasi halal secara resmi. "BPJPH hari ini telah berkomitmen 10.000 sertifikat halal per hari harus kita produksi untuk percepatan. Kalau tidak begitu, tidak akan terkejar. Bagaimana kita mau melayani 66 juta pengusaha jika tidak ada langkah luar biasa," ujar Haikal dalam puncak acara Festival Syawal di Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Menuju Wajib Halal 2026, BPJPH Genjot Produksi Sertifikat hingga 10.000 per Hari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) bergerak cepat melakukan akselerasi sertifikasi untuk mengejar tenggat waktu kewajiban sertifikasi halal pada Oktober 2026. Guna memenuhi target ambisius tersebut, BPJPH berkomitmen memacu produksi hingga 10.000 sertifikat halal setiap harinya. Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, mengungkapkan bahwa langkah percepatan ini merupakan keharusan mengingat besarnya populasi pelaku usaha di Indonesia. Dari sekitar 66 juta pengusaha yang ada, tercatat baru sekitar 4 juta yang telah memiliki sertifikasi halal secara resmi. "BPJPH hari ini telah berkomitmen 10.000 sertifikat halal per hari harus kita produksi untuk percepatan. Kalau tidak begitu, tidak akan terkejar. Bagaimana kita mau melayani 66 juta pengusaha jika tidak ada langkah luar biasa," ujar Haikal dalam puncak acara Festival Syawal di Jakarta, Kamis (30/4/2026).