Menyasar Pelajar, Gapki Mendorong Pemahaman Peran Sawit bagi Ekonomi Daerah



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah berbagai tantangan persepsi dan isu keberlanjutan, industri kelapa sawit terus berupaya memperkuat pemahaman publik, khususnya generasi muda. Selain sebagai komoditas ekspor andalan, sektor ini juga memiliki peran besar dalam penyerapan tenaga kerja dan penggerak ekonomi daerah.

Upaya tersebut melalui pendekatan edukasi yang lebih dekat dengan pelajar. Harapannya, generasi muda tidak hanya memahami potensi ekonomi sawit, tetapi juga melihat peluang karier serta pentingnya pengelolaan berkelanjutan di sektor ini.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) menggelar kegiatan Sobat Sawit (Soswit) Goes To School Sulawesi di SMK Negeri 1 Pasangkayu, Sulawesi Barat, Senin (4/5).


Kegiatan ini merupakan kolaborasi GAPKI bersama perusahaan anggota, PT Pasangkayu, serta didukung Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP). Program ini bertujuan menghadirkan edukasi sawit yang lebih interaktif dan relevan bagi pelajar.

Bupati Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa menegaskan pentingnya sektor sawit bagi pembangunan daerah, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi lokal.

Baca Juga: Program B50 Jadi Penopang Harga CPO, Prospek Emiten Sawit 2026 Makin Cerah

“Saya berharap, para siswa dapat memperoleh pemahaman yang benar dan utuh mengenai kelapa sawit. Mulai proses budidaya, manfaat ekonomi, hingga pengelolaan yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” ujarnya, Senin (4/5).

Akademisi Fakultas Ekonomi Universitas Tadulako, Failur Rahman menyampaikan, kelapa sawit memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.

“Kelapa sawit menyumbang 90% ekspor dari Provinsi Sulawesi Barat. Generasi muda harus kritis dalam membaca informasi agar tidak terpengaruh berita yang keliru. Validasi informasi itu penting,” tegasnya.

Kegiatan ini juga sejalan berbagai program BPDP. Mulai Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan dan beasiswa, hingga riset dan promosi. Seluruh inisiatif tersebut diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, keberlanjutan, serta daya saing industri sawit nasional.

Ketua Gapki Cabang Sulawesi, Dony Yoga Perdana berharap, program ini dapat memberikan manfaat nyata bagi generasi muda di daerah.

Melalui sinergi Gapki, perusahaan, pemerintah, dan dunia pendidikan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman bahwa sawit merupakan komoditas strategis yang berperan besar dalam penyerapan tenaga kerja. Juga pengembangan ekonomi daerah, serta pembangunan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News