JAKARTA. Kopi beberapa waktu terakhir menjadi primadona dalam bisnis minuman. Tak hanya coffee shop, belakangan muncul pula penjual kopi keliling atau koling. Beberapa pemainnya bisa ditemukan di kota pelajar seperti Bandung dan Yogyakarta.Dayu misalnya, pemilik brand Kopi Keliling asal Yogyakarta. Ia yang masih berstatus mahasiswa ini mendirikan Kopi Keliling atau Koling sejak 2014. “Awalnya memang ingin buka coffee shop, tapi terlalu mahal untuk sewa ruko,” tuturnya.Keterbatasan tersebut justru melahirkan inovasi baru. Dayu memutuskan untuk berjualan kopi secara keliling, menggunakan armada yang sekilas mirip gerobak. “Sekarang kami sudah punya dua generasi armada. Generasi ketiga sedang digarap,” tutur Dayu.
Menyeduh laba kopi langsung di lokasi (1)
JAKARTA. Kopi beberapa waktu terakhir menjadi primadona dalam bisnis minuman. Tak hanya coffee shop, belakangan muncul pula penjual kopi keliling atau koling. Beberapa pemainnya bisa ditemukan di kota pelajar seperti Bandung dan Yogyakarta.Dayu misalnya, pemilik brand Kopi Keliling asal Yogyakarta. Ia yang masih berstatus mahasiswa ini mendirikan Kopi Keliling atau Koling sejak 2014. “Awalnya memang ingin buka coffee shop, tapi terlalu mahal untuk sewa ruko,” tuturnya.Keterbatasan tersebut justru melahirkan inovasi baru. Dayu memutuskan untuk berjualan kopi secara keliling, menggunakan armada yang sekilas mirip gerobak. “Sekarang kami sudah punya dua generasi armada. Generasi ketiga sedang digarap,” tutur Dayu.