Decak kagum selalu terdengar saat pesulap memperagakan atraksi. Decak kagum bisa jadi muncul saat mendengar kisah Eric Lefkofsky. Lefkofsky merupakan satu dari segelintir orang yang meraih kekayaan dari perusahaan teknologi. Nama Lefkofsky memang kurang populer dibandingkan sederet nama di kawasan Sillicon Valley. Namun, kiprah Lefkofsky di bisnis teknologi tidak bisa dianggap enteng. Lefkofsky adalah orang di balik kesuksesan Groupon. Betul, Groupon adalah situs diskon terbesar di dunia. Bagai pesulap, Lefkofsky memiliki keahlian menyulap bisnis Groupun menjadi besar seperti sekarang. Ceritanya begini. Pada Januari 2007 silam, Lefkofsky bertemu dengan Andrew Mason. Dia adalah pencetus ide awal bisnis Groupon. Awalnya, Mason mendirikan ThePoint.com, situs penyedia informasi diskon atau promosi. Setelah berbincang dengan Mason, Lefkofsky menyodorkan uang sebesar US$ 1 juta kepada Mason.Lefkofsky memberikan dana jumbo itu agar Mason serius mengembangkan ThePoint.com. Syarat Lefkofsky kala itu, Mason mengundurkan diri dari sekolah dan serius menekuni bisnis.
Menyulap perusahaan berukuran mini menjadi raksasa
Decak kagum selalu terdengar saat pesulap memperagakan atraksi. Decak kagum bisa jadi muncul saat mendengar kisah Eric Lefkofsky. Lefkofsky merupakan satu dari segelintir orang yang meraih kekayaan dari perusahaan teknologi. Nama Lefkofsky memang kurang populer dibandingkan sederet nama di kawasan Sillicon Valley. Namun, kiprah Lefkofsky di bisnis teknologi tidak bisa dianggap enteng. Lefkofsky adalah orang di balik kesuksesan Groupon. Betul, Groupon adalah situs diskon terbesar di dunia. Bagai pesulap, Lefkofsky memiliki keahlian menyulap bisnis Groupun menjadi besar seperti sekarang. Ceritanya begini. Pada Januari 2007 silam, Lefkofsky bertemu dengan Andrew Mason. Dia adalah pencetus ide awal bisnis Groupon. Awalnya, Mason mendirikan ThePoint.com, situs penyedia informasi diskon atau promosi. Setelah berbincang dengan Mason, Lefkofsky menyodorkan uang sebesar US$ 1 juta kepada Mason.Lefkofsky memberikan dana jumbo itu agar Mason serius mengembangkan ThePoint.com. Syarat Lefkofsky kala itu, Mason mengundurkan diri dari sekolah dan serius menekuni bisnis.