Meraup miliaran rupiah dari pengalaman unik (1)



Kreativitas bisa menghasilkan pundi-pundi uang yang tidak sedikit bila dikemas dalam sistem dan konsep bisnis yang matang. Inilah yang dilakukan Antonius Taufan, pemilik usaha Fokado.

Lewat bendera PT Aksi Visitama, Antonius menjalankan bisnis jasa yang  memberikan pengalaman-pengalaman unik sebagaimana yang diminta oleh klien. Tim yang bekerja dengannya akan menggarap perencanaan hingga pelaksanaan agar pengalaman yang diminta kliennya itu bisa membuahkan hasil yang memuaskan.

Lewat situs usaha www.fokado.com, Taufan menawarkan jasa bagi klien yang ingin memberikan kejutan atau penghargaan bagi orang terkasih, rekanan atau siapa pun yang diinginkan oleh klien. Sebut saja misalnya klien bisa mendapatkan sensasi bagaimana rasanya meraih Thomas dan Uber Cup, menunggang kuda dengan suasana romantis, mengudara lewat olahraga paralayang, hingga program menunggang kuda poni untuk si kecil. Ada sekitar 48 program kejutan atau pengalaman yang bisa dipilih oleh klien.


Taufan memulai bisnis ini sejak November 2011. Laki-laki yang memiliki hobi olahraga ini mengaku ide awal membuat bisnis karena ingin mempopulerkan budaya memberi hadiah di momen-momen spesial. Kata Taufan, saat ini budaya memberi hadiah sudah mulai hilang lantaran kesibukan masyarakat yang sudah begitu tinggi, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta. "Selain itu, dia ingin memberikan tampilan hadiah yang lebih menarik dan berkesan kepada si penerima dan pemberi," ujar Taufan.

Harga untuk mendapatkan fasilitas ini mulai dari Rp 90.000 sampai dengan Rp 4 juta. Harga tersebut tergantung dari jenis hadiah yang diinginkan klien.  

Dari biaya itu, Taufan mengaku bisa meraup omzet hingga miliaran rupiah per bulan. Lantaran bisnis ini masih sangat potensial untuk dikembangkan, dia mengaku telah mendapatkan investor untuk memajukan bisnis berkonsep unik ini.

Hingga kini, klien yang paling banyak menggunakan jasa Fokado adalah dari korporasi. Sementara jumlah konsumen ritel alias perorangan masih sedikit. Asal tahu saja, para klien yang berasal dari korporasi selama ini sering memberikan hadiah berupa pengalaman. Cara ini sebagai penghargaan bagi konsumen, nasabah, atau rekanan kerja perusahaan.

Sementara konsumen ritel, umumnya pelanggan datang dari para pasangan kekasih atau pasangan suami-istri yang ingin memberikan kejutan bagi orang yang spesial dalam hidup mereka. "Biasanya mereka ingin memberikan hadiah yang tidak terlupakan untuk pasangannya di hari-hari spesial seperti momen ulang tahun pernikahan atau ulang tahun," kata Taufan.

Sayang, layanan jasa dari Fokado ini baru bisa dinikmati oleh konsumen yang berada di wilayah Jabodetabek. Alasannya, saat ini masih terkendala oleh keterbatasan jumlah sumber daya manusia (SDM).

Selain itu, perusahaan ini masih ingin fokus di wilayah Jabodetabek, sebelum merambah ke daerah lain. Saat ini, Taufan dibantu oleh sekitar 25 orang karyawan untuk menjalankan bisnis ini.    n(Bersambung)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Rizki Caturini