KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Merdeka Battery Materials Tbk (
MBMA) mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham dalam kondisi pasar yang berfluktuasi secara signifikan. Emiten produsen dan pengolah nikel ini bakal membeli kembali sebanyak-banyaknya 1.548.000.000 saham dengan alokasi dana maksimum Rp 1.462.000.000.000.
Buyback saham ini akan dilaksanakan dalam jangka waktu selambat-lambatnya tiga bulan atau paling lambat sampai tanggal 16 September 2026 atau sampai dana yang dialokasikan untuk buyback telah habis digunakan oleh perusahaan. Baca Juga: Merdeka Battery Materials (MBMA) Bakal Gelar Buyback Saham Rp 1,7 Triliun Periode buyback saham ini juga bisa dianggap selesai jika perusahaan memutuskan untuk mengakhiri aksi korporasi tersebut sebelum 16 September 2026. "Perusahaan memperkirakan pelaksanaan pembelian kembali saham perusahaan tidak akan mengakibatkan penurunan pendapatan dan tidak berdampak atas biaya pembiayaan perusahaan," ungkap Manajamen MBMA dalam keterbukaan informasi, Selasa (16/6/2026). Lebih lanjut, buyback saham ini tidak akan mengakibatkan perubahan yang material terhadap proforma laba per saham MBMA. Di sisi lain, buyback saham akan mempengaruhi rata-rata tertimbang jumlah saham biasa yang beredar, tetapi tidak akan menimbulkan dampak merugikan seperti penurunan pendapatan perusahaan. Baca Juga: Merdeka Battery Materials (MBMA) Cetak Kenaikan Produksi Bijih Nikel pada 2025 "Pelaksanaan pembelian kembali saham ini dilakukan dalam rangka menjaga stabilitas harga saham serta meningkatkan kepercayaan investor, sehingga harga saham perusahaan dapat mencerminkan nilai fundamental perusahaan secara lebih wajar," pungkas Manajemen MBMA. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News