Meroket di akhir perdagangan, IHSG menguat 0,24%



JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak tajam di 15 menit terakhir, Senin (15/5). IHSG membalik keadaan dari level terendahnya yang terkoreksi 0,45% menjadi ditutup menguat 13 poin atau 0,24%. IHSG menutup perdagangan di level 5.688,87.

Sebanyak 143 saham menguat, melampaui 173 saham yang turun. Sementara 116 saham lainnya stagnan. 

Perdagangan hari ini melibatkan 9,11 miliar lot saham dengan nilai transaksi Rp 6,98 triliun.


Investor domestik melakukan pembelian Rp 4,67 triliun, lebih banyak ketimbang yang menjual yaitu Rp 3,93 triliun. Investor asing mencatat net buy Rp 575,61 miliar di pasar reguler, tapi di pasar keseluruhan mencatat net sell sebesar Rp 740,43 miliar.

Enam sektor menguat, dipimpin sektor finansial yang naik 0,65%. Empat sektor lainnya melemah, dengan grup saham infrastruktur paling terpuruk setelah terkoreksi 0,51%. 

Saham LQ45 top gainers sore ini antara lain PT Elnusa Tbk (ELSA) yang melejit 10% menjadi Rp 330 per saham, PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) yang naik 4,71% menjadi Rp 17.800, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) sebesar 2,56% menjadi Rp 48.000 per saham.

Saham LQ45 yang paling melemah antara lain PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) yang turun 2,28% menjadi Rp 1.925 per saham, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) turun 2,25% menjadi Rp 6.525, dan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) yang turun 1,83% menjadi Rp 322 per saham.

Hari ini, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis, daya neraca perdagangan April 2017 kembali membukukan surplus, yaitu US$ 1,24 miliar. Angka ini lebih baik ketimbang surplus yang terjadi di bulan Maret, yaitu 1,23%. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia