MERS mereda, pariwisata Korsel mulai pulih



JAKARTA. Pariwisata Korea Selatan mulai menunjukkan pemulihan setelah diterpa isu penyakit MERS bulan lalu. Pemesanan paket wisata, terutama dari turis China, mulai mengalami kenaikan. 

Agen perjalanan China terbesar Ctrip mengatakan, jumlah reservasi produk wisata Korea di pekan pertama bulan Juli naik 200% dibanding pekan sebelumnya. Tak hanya itu, seperti diumumkan dalam rilis Korean Tourism Organization (KTO), Rabu (15/7), tidak ada reservasi yang dibatalkan. 

Permintaan wisata dari warga Tiongkok sempat terhenti akibat merebaknya wabah sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS) di Korea Selatan sejak awal Juni. 


Dalam Penelitian Pariwisata Korea untuk warga Tiongkok, KTO mengutip, sebanyak 62% pemandu tur di China meramal pariwisata Korea Selatan untuk warga Tiongkok pulih pada bulan Agustus dan September.  

Mereka yakin, turis China masih tertarik dengan wisata belanja yang ditawarkan Korea Selatan. Salah satu area belanja yang dipilih adalah Dongdaemon.

KTO juga mencatat, reservasi penerbangan ke Korea Selatan sudah menunjukkan titik cerah. Total reservasi Korean Air pada awal Juli untuk penerbangan sampai Agustus, sudah mencapai 70% dari seat load factor. Tingkat reservasi Asiana Air di bulan Juli dan Agustus juga sudah pulih ke kisaran 80%.

Kini, pemerintah Korea dan industri pariwisata bahu-membahu menunjukkan citra pariwisata Korea yang aman. Setelah MERS mereda, pemerintah Seoul memperkuat daya tarik dengan memberi insentif biaya visa grup dan field trip sekolah dari 6 Juli sampai 30 September untuk Tiongkok dan empat negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Editor: Sanny Cicilia