Merukh Bakal Menata Avocet Sesuai Rencana



JAKARTA. Sesuai rencana, PT Lebong Tandai akan menguasai 55% saham dalam kontrak karya PT Avocet Bolaang Mongondow (ABM) beserta seluruh aset di Indonesia secara langsung. Sementara itu, aset Avocet Mining Plc di Malaysia akan direstrukturisasi sesuai hukum tambang di Malaysia.Sisa saham lainnya yang merupakan saham asing sebesar 45%, lanjut Rudy, akan direstrukturisasi lagi. Komposisinya, 35% saham PT ABM akan ditawarkan secara terbuka (initial public offering/IPO) di pasar modal Hongkong untuk kepentingan global dan mendapatkan dana segar dalam mengembangkan aset-aset tersebut, khususnya aset tambang di Indonesia. Sementara itu, sisanya sekitar 10% saham berstatus asing itu direncanakan untuk dihibahkan dalam bentuk golden share masing-masing 5% kepada pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondouw Timur dan 5% lainnya kepada pemerintah Provinsi Bolaang Mongondouw pada tahun 2011 mendatang.Presiden Komisaris PT Lebong Tandai dan PT ABM Rudy Merukh, mewakili komisaris PT Lebong Tandai bilang, dengan akuisisi dan restrukturisasi tersebut, pihaknya telah memenuhi amanat undang-undang yang mewajibkan perusahaan nasional menguasai dan mengelola sumber daya alam Indonesia secara berdaulat melalui kepemilikan mayoritas. "Selain itu, masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondouw Timur dan pemerintah provinsi Bolaang Mongondouw juga dapat menikmati manfaat dari pengelolaan kekayaan alam tersebut,” tegas dia.Asal tahu saja, Merukh Enterprises kini resmi menguasai Aset Avocet Mining Plc melalui anak usahanya PT Lebong Tandai. Merukh sudah meneken perjanjian jual beli saham (share sale agreement/SSA) bersama Avocet Mining Plc senilai US$ 250 juta, Rabu (9/6) kemarin. Dengan penandatanganan jual beli saham tersebut PT Lebong Tandai resmi menguasai 100% aset Avocet Mining Plc di Indonesia dan di Malaysia. Aset Avocet Mining Plc di Indonesia terdiri atas PT Avocet Bolaang Mongondouw, PT Avocet Mining Services, PT Gorontalo Sejahtera Mining, PT Arafura Surya Alam, PT Kutai Surya Mining, PT Sago Prima Pratama, PT Sumber Hijau, PT Sumber Pertiwi, Green Specific Resources P/E (“GreenSR”), Green Mineral Resources P/E (“GreenMR”), Gold Specific Resources P/E (“GoldSR”), dan Gold Mineral Resources P/E (“GoldMR”). Sementara itu, aset Avocet Mining Plc di Malaysia antara lain Avocet BV, Avocet Gold Limited, Specific Resources Sdn. Bhd., Cougar Minerals Sdn. Bhd., dan Hornbill Gold Sdn. Bhd.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: